Jayapura,realitapapua.com – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di beberapa wilayah Papua, tokoh agama Muslim H. Toni Wanggai menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta bijak dalam menggunakan media sosial.
Dalam pernyataannya pada Kamis (24/7/25), H. Toni Wanggai menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan suasana damai, kondusif, dan bermartabat selama tahapan PSU. Ia mengajak semua pihak, tanpa memandang agama, suku, atau kelompok, untuk berpartisipasi secara sehat dan positif dalam proses demokrasi.
“Mari kita hadapi proses demokrasi ini dengan penuh kedewasaan, menjaga ukhuwah, saling menghormati perbedaan pilihan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau provokasi yang dapat memecah belah persatuan.
“Gunakan media sosial secara bijak. Saring sebelum sharing. Jangan sampai jari-jemari kita justru menjadi penyebab perpecahan dan gangguan keamanan,” tambahnya.
H. Toni Wanggai turut mengajak tokoh agama, adat, dan masyarakat lainnya untuk bersama-sama memberikan edukasi damai demi mendukung suksesnya PSU yang aman, jujur, dan adil.
“Kita semua punya tanggung jawab moral dan spiritual untuk menjaga Papua tetap damai, terutama di masa-masa politik seperti ini. Jangan korbankan persaudaraan hanya karena perbedaan pandangan,” tutupnya.
Himbauan ini mencerminkan komitmen tokoh agama dalam mendukung stabilitas sosial, keamanan, dan persatuan bangsa, khususnya di Papua yang dikenal dengan keberagamannya. (Redaksi)












