Jayapura,realitapapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Tolikara secara resmi menggelar Rapat Paripurna Pembahasan dan Penetapan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Tolikara Tahun Anggaran 2026, Pada Selasa (29/9/2026).
Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda, S.H., M.Si., Sekretaris Daerah Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos., M.Si., MA., para Asisten Sekda, Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., unsur Forkopimda, pimpinan DPRK, dan OPD serta segenap anggota dewan.
Kegiatan yang berlangsung aman dan tertib tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DPRK Tolikara, Meinus Y. Wenda, S.IP. Agenda utama dilanjutkan dengan penyerahan Materi Sidang APBD Perubahan TA 2026 oleh Wakil Bupati Kabupaten Tolikara, Yotam Wonda, S.H., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., kepada pimpinan DPRK Tolikara.
Ketua DPRK Tolikara, Meinus Y. Wenda, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh tahapan sidang paripurna hingga penetapan berjalan kondusif.
“Pertama-tama kami mengucap syukur kepada Tuhan karena hari ini kegiatan sidang paripurna APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 telah berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Langkah selanjutnya, dokumen ini akan didorong ke tingkat provinsi untuk menjalani proses evaluasi,” ujar Meinus usai persidangan.
Meinus menegaskan bahwa lembaga legislatif akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat guna memastikan seluruh program kerja yang dialokasikan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 ini dapat terealisasi dengan tepat di lapangan.
Ia juga menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tolikara untuk fokus bekerja dan tidak meninggalkan tempat tugas di sisa waktu TA 2026.
“Kondisi Tolikara aman dan terkendali. Kami pimpinan mengimbau para Kepala OPD untuk mendukung penuh visi-misi Bupati dan wakil bupati Tolikara . Sisa waktu beberapa bulan menuju Desember ini harus dimaksimalkan agar penyerapan anggaran tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, S.H., M.Si., mengapresiasi masukan, pandangan umum fraksi, yang disampaikan oleh tiap-tiap komisi DPRK Tolikara selama pembahasan materi sidang.
“Catatan dan masukan dari DPRK menjadi evaluasi penting bagi eksekutif. Tujuan kita sama, yaitu bersinergi agar setiap program pembangunan benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Tolikara,” kata Yotam Wonda.
Menanggapi sorotan legislatif terkait pengerjaan proyek fisik dan penyerapan anggaran OPD, Yotam Wonda menegaskan komitmen Pemkab Tolikara untuk mendorong percepatan kinerja seluruh OPD guna meminimalisasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).
“Situasi keamanan Tolikara sangat kondusif, sehingga tidak ada alasan bagi pimpinan OPD untuk memperlambat pekerjaan dengan dalih kendala keamanan. Kami menjamin seluruh perencanaan pembangunan yang masuk dalam APBD Perubahan ini dapat diselesaikan secara maksimal dalam dua bulan ke depan,” tambah wakil Bupati Kabupaten Tolikara
Rangkaian Rapat Paripurna DPRK Tolikara Tahun Anggaran 2026 tersebut resmi ditutup setelah penandatanganan berkas pandangan umum dan pandangan akhir dari seluruh fraksi serta komisi dewan. ( Redaksi)












