Jayapura, realitapapua.com– Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige R. Renwarin, menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar, Selasa (21/01/2025). Acara ini merupakan kerjasama antara Polri, Kementan RI, GAPKI, Perhutani, Inhutani, Swasta, dan Swadaya Petani dalam rangka suksesnya program ketahanan pangan yang merupakan program Presiden Republik Indonesia tentang asta cita.
Kegiatan berlangsung di Kampung Aib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura, Papua, dan dihadiri oleh para PJU Polda Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Purwito, Danlantamal X Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono, M.Tr.Opsla., Danlanud Silas Papare Marsma TNI Mokh Mukhson, , serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Jeremias Rontini, selaku Ketua Pelaksana program penanaman serentak, mengungkapkan bahwa lokasi tersebut dipilih setelah berkoordinasi dengan masyarakat dan kepala kampung. Lokasi ini disebut sebagai Kampung Alang-Alang karena banyak alang-alang di sekitarnya.
“Kabupaten Jayapura, khususnya Lembah Grime, memiliki potensi pertanian luar biasa. Dari zaman Belanda sudah dilakukan pemetaan tentang spot-spot pertanian. Terima kasih kepada masyarakat Kampung Aib yang telah mendukung pelaksanaan program ini,” ujarnya.
Kombes Pol Jeremias menambahkan bahwa kegiatan dimulai sejak awal Januari, dan hingga kini, lahan seluas 2 hektar telah siap digunakan, sementara total lahan yang akan digunakan adalah 3 hektar. Sebagian lahan akan disiapkan setelah acara selesai.
Ia juga menjelaskan bahwa Pihak Kepolisian berencana menanam jagung seluas 22,5 hektar di beberapa daerah di Papua, termasuk Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Merauke, dengan total lahan 46 hektar.
“Mari kita bekerja sama untuk mendukung distribusi dan penjualan hasil panen. Harga saat ini berada di kisaran Rp3.000–Rp3.500/kg, sedangkan harga ketetapan pemerintah adalah Rp5.000–Rp5.500/kg. Hal ini perlu didiskusikan agar masyarakat tetap semangat menanam jagung,” pungkasnya.
Dengan semangat dan kerja sama, diharapkan program ini dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Papua. (Redaksi)









