Jayapura, realitapapua.com — Sebanyak 60 unit rumah semi permanen di Kampung Kanami, Distrik Asgon, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, ludes terbakar pada Senin (26/10) sore. Peristiwa yang diduga akibat korsleting genset ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun puluhan keluarga harus mengungsi.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIT dan baru berhasil dipadamkan empat jam kemudian pada pukul 20.00 WIT.
“Akibat kebakaran ini, 60 unit rumah terdampak dan hangus terbakar. Kerugian sementara masih dalam penghitungan,” ujar Kombes Pol. Cahyo dalam keterangannya, Selasa (27/10).
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) yang terdampak kini kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Dalam upaya pemadaman, warga setempat sempat bergotong royong menjinakkan si jago merah dengan alat seadanya agar api tidak merembet ke pemukiman sekitar. Namun, proses pemadaman terkendala oleh kondisi cuaca.
“Warga setempat sempat mengalami kendala di lapangan dalam memadamkan api. Kondisi wilayah yang sedang mengalami kemarau berkepanjangan membuat ketersediaan air sulit, sehingga api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan,” ungkapnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada hubungan arus pendek (korsleting) listrik dari genset, mengingat wilayah tersebut diketahui belum tersentuh aliran listrik dari PLN.( Redaksi)












