Kebakaran Dini Hari di Paniai Papua Tengah Telan 11 Korban Jiwa, 6 di Antaranya Anak-Anak

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 12:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Paniai,realitapapua.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (7/9/2026) dini hari. Sedikitnya 40 unit rumah dilaporkan terbakar dan 11 orang ditemukan meninggal dunia.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 00.25 WIT. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah rumah kios yang berada dalam kondisi berdempetan.

Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kebakaran di kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, yang mengakibatkan puluhan rumah kios terbakar dan 11 orang meninggal dunia,” kata Henry.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan 11 Ruko di Lany Jaya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Untuk memadamkan kobaran api, aparat kepolisian mengerahkan satu unit kendaraan taktis (Rantis) Water Canon. Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIT.

“Besarnya kobaran api serta kondisi rumah kios yang saling berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama,” katanya.

Setelah api berhasil dipadamkan, lanjut Hendry, aparat kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rumah kios yang terbakar. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 11 korban dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar.

“Seluruh jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Paniai untuk proses penanganan lebih lanjut. Dari 11 korban, lima di antaranya merupakan orang dewasa, masing-masing berinisial Na (70), Wa (36), Ha (30), RF (28), dan He (30). Sementara enam korban lainnya masih anak-anak, yakni As (9), Ab (6), Ad (5), Ar (9), Ic (6), dan AY (2),” jelasnya.

Baca Juga :  Tokoh Muslim Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Bijak Medsos Jelang PSU

Hendry menegaskan hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut,” tegas Kompol Henry J. Manurung. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Akibat Korsleting Genset, Puluhan Rumah di Mappi Ludes Terbakar
TSUBASA, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Belajar bagi Siswa SD Pagaleme
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT Freeport di Mimika, Tiga Orang Turut Diamankan
Resmi Jadi Bintara TNI AD, 98 Prajurit Dibekali Pesan Tegas Pangdam Cenderawasih
Ini 7 Pelanggaran Utama yang Disasar dalam Operasi Patuh Cartenz 2026 di Papua
Polsek Abepura Gerebek Judi Sabung Ayam di Belakang Pasar Youtefa, Pelaku Kocar-kacir Kabur
Kota Sorong Pacu Pembangunan KNMP Tanjung Kasuari, Dorong Produktivitas Nelayan
Warga Kampung Tinggi Nambut Sambut Antusias Layanan Kesehatan dari Satgas Yonif 136/Tuah Sakti
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Diduga Akibat Korsleting Genset, Puluhan Rumah di Mappi Ludes Terbakar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:25 WIB

TSUBASA, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Belajar bagi Siswa SD Pagaleme

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT Freeport di Mimika, Tiga Orang Turut Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Resmi Jadi Bintara TNI AD, 98 Prajurit Dibekali Pesan Tegas Pangdam Cenderawasih

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Ini 7 Pelanggaran Utama yang Disasar dalam Operasi Patuh Cartenz 2026 di Papua

Berita Terbaru