Yahukimo,realitapapua.com – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz melaporkan adanya kendala dalam proses evakuasi jenazah korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua.
Kontak tembak yang terjadi antara aparat dan kelompok bersenjata serta kondisi cuaca ekstrem menjadi hambatan utama.
Menurut Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) di Yahukimo telah menerima informasi mengenai adanya tiga korban tambahan dari aksi kekerasan KKB. “Kami mendapat informasi bahwa ada tiga jenazah lagi yang menjadi korban dari kelompok kriminal bersenjata ini,” ujar Brigjen Faizal.
Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat mengkonfirmasi jumlah pasti dan identitas korban karena belum berhasil mencapai lokasi kejadian perkara (TKP). “Sampai sekarang kami belum sampai TKP. Kemarin kami sudah coba datang, tetapi ada kontak tembak yang tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
Selain kontak tembak, Brigjen Faizal juga menyebutkan bahwa evakuasi yang direncanakan hari ini terpaksa ditunda akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Yahukimo sejak pagi. “Hujan sangat lebat di Yahukimo hari ini. Akhirnya diputuskan untuk tidak dilanjutkan atau tidak jadi hari ini melakukan evakuasi,” katanya. Kondisi ini membuat tim evakuasi sulit menyeberangi sungai yang arusnya menjadi deras.
Terkait total korban, Brigjen Faizal menyebutkan bahwa informasi sementara yang diterima adalah lima orang, namun hal ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. “Informasi yang kami dapat ada lima, ” tambahnya.
Brigjen Faizal menambahkan bahwa data para korban masih dalam proses penyelidikan. ” Pihaknya baru akan dapat memastikan data korban setelah jenazah berhasil dievakuasi dan dicocokkan.” Tutupnya ( Redaksi)












