Keerom, realitapapua.com – Insiden penembakan yang melibatkan dua personel militer terjadi di Kabupaten Keerom pada Minggu (07/09). Praka PM, anggota Kodim 1715/Yahukimo, tewas usai ditembak oleh Kapten Inf. J,, di Kampung Kalimo, Distrik Waris. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak Polisi Militer.
Peristiwa ini terjadi setelah terjadi cekcok antara keduanya dan belum diketahui motifnya sehingga terjadilah perselisihan
dan berujung pada aksi korban yang mengejar pelaku dengan kampak kecil, sehingga pelaku merasa terancam dan melepaskan dua kali tembakan peringatan. Tembakan ketiga mengenai kepala korban dan menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
Pihak Polsek Waris yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPDA Mirwan, bersama anggota segera mendatangi TKP dan melakukan langkah pengamanan serta koordinasi dengan tokoh masyarakat dan keluarga korban untuk mencegah terjadinya eskalasi situasi. Pelaku saat ini telah diamankan oleh pihak Polisi Militer, berikut senjata jenis Sig Sauer P224 yang digunakan dalam insiden tersebut.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, melalui Kapolsek Waris IPDA Mirwan, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang terjadi.
“Kami menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Saat ini, Polres Keerom telah mengambil langkah cepat untuk mengamankan lokasi dan memastikan situasi tetap kondusif. Kami juga telah melakukan pendekatan kepada keluarga korban serta tokoh-tokoh masyarakat agar tidak terprovokasi dan menyerahkan proses hukum peradilan militer kepada Polisi Militer (POM) jayapura ,” ungkap Kapolsek.
“Pelaku saat ini telah diamankan oleh Polisi Militer Jayapura untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Barang bukti berupa senjata api jenis Sig Sauer P224 yang digunakan dalam insiden juga telah disita,” tambahnya.
Selain itu, Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat Kampung Kalimo dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang belum tentu benar. ( Redaksi)









