Dukung strategi Prabowo ciptakan Isu Perdamaian di Papua, Kementerian Pertahanan Gandeng Billy Mambrasar Susun Strategi Baru

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, REALITAPAPUA – Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP Otsus Papua), Gracia Josaphat Jobel Mambrasar, atau yang akrab disapa Billy Mambrasar, jadi narasumber utama dalam menyusun strategi perdamaian di Papua, dalam sebuah Rapat Koordinasi Nasional, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI di Jakarta, dengan tema “Optimalisasi Peran Media sebagai Strategi Perdamaian di Papua”, di Jakarta, Rabu (7/10).

Selain Billy, acara tersebut juga menghadirkan Kepala Pusat Analis Intelijen Pertahanan: Brigjen TNI Efran Gunawan, Kepala Pusat Komunikasi dan Dukungan Intelijen Pertahanan: Laksma TNI Azwan Yusuf serta sejumlah narasumber dari lintas kementerian dan lembaga, seperti Pakar Sains Perilaku Kementerian Komunikasi dan Digital, Ignatius Untung Sumarsono, dan Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, serta Dewan Pengawas TVRI.

Dalam paparannya strateginya, Billy menyampaikan persoalan Papua saat ini tidak dapat dilihat semata-mata dari perspektif keamanan. Menurutnya, isu sumber daya, pembangunan, kesenjangan sosial, hingga akses masyarakat terhadap kesejahteraan juga menjadi bagian penting yang perlu dijawab.

Baca Juga :  Pangdam XVII/Cenderawasih Ungkap Rencana Pembentukan Kodam Baru di Papua Tengah dan Tambahan Batalyon TP

“Komunikasi politik di Papua tidak boleh berhenti pada narasi, tetapi harus terhubung dengan kesejahteraan masyarakat. Kita perlu mendengar persoalan, menghadirkan solusi nyata, dan menjelaskan hasilnya secara terbuka,” ujar Billy.

Billy menekankan bahwa media sosial dapat menjadi salah satu infrastruktur untuk membangun kembali kepercayaan publik. Untuk itu, ia memperkenalkan pendekatan Listen–Fix–Explain, mendengar persoalan masyarakat, menghadirkan respons atau solusi, kemudian menjelaskan secara terbuka apa yang telah dilakukan.

“Pada akhirnya, kepercayaan publik dibangun bukan hanya melalui apa yang kita sampaikan, tetapi melalui apa yang kita kerjakan,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, Billy mengusulkan pembentukan Papua Digital Listening and Response Center, untuk memperkuat kemampuan pemerintah merespons persoalan masyarakat yang berkembang di ruang digital.

Ia juga mendorong pembentukan Papua Creative Peace Network, yang melibatkan kreator, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lokal untuk membangun komunikasi yang lebih humanis, partisipatif, serta dekat dengan kehidupan masyarakat Papua.

Baca Juga :  Satgas Operasi Damai Cartenz Tegaskan Kondisi Aman di Oksop, Warga Diminta Waspada terhadap Hoaks

Menurut Billy, pendekatan komunikasi seperti ini membutuhkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, media, tokoh masyarakat, serta kreator lokal. Kolaborasi ini penting agar komunikasi publik menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan dan merespons kebutuhan masyarakat.

“Kalau masyarakat merasa didengar, melihat persoalannya direspons, dan mengetahui apa yang sudah dikerjakan, maka komunikasi bisa menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan. Dari situlah perdamaian bisa diperkuat,” pungkas Billy.

Melalui Rakornas tersebut, Billy menegaskan bahwa pembangunan perdamaian di Papua membutuhkan ekosistem komunikasi yang inklusif, terbuka, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Media, pemerintah, dan masyarakat harus bergerak bersama agar komunikasi publik dapat menjadi bagian dari upaya membangun Papua yang damai, sejahtera, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

TSUBASA, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Belajar bagi Siswa SD Pagaleme
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT Freeport di Mimika, Tiga Orang Turut Diamankan
Resmi Jadi Bintara TNI AD, 98 Prajurit Dibekali Pesan Tegas Pangdam Cenderawasih
Ini 7 Pelanggaran Utama yang Disasar dalam Operasi Patuh Cartenz 2026 di Papua
Polsek Abepura Gerebek Judi Sabung Ayam di Belakang Pasar Youtefa, Pelaku Kocar-kacir Kabur
Kota Sorong Pacu Pembangunan KNMP Tanjung Kasuari, Dorong Produktivitas Nelayan
Warga Kampung Tinggi Nambut Sambut Antusias Layanan Kesehatan dari Satgas Yonif 136/Tuah Sakti
KNMP Suprau, Harapan Baru Ekonomi Nelayan Sorong
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:25 WIB

TSUBASA, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Belajar bagi Siswa SD Pagaleme

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT Freeport di Mimika, Tiga Orang Turut Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Resmi Jadi Bintara TNI AD, 98 Prajurit Dibekali Pesan Tegas Pangdam Cenderawasih

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Ini 7 Pelanggaran Utama yang Disasar dalam Operasi Patuh Cartenz 2026 di Papua

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Polsek Abepura Gerebek Judi Sabung Ayam di Belakang Pasar Youtefa, Pelaku Kocar-kacir Kabur

Berita Terbaru