Yahukimo,realitapapua.com – Aksi teror bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Seorang sopir truk boks bernama Jany Trio Mayaut (42) menjadi korban penembakan saat melintas di Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, pada Jumat (30/1/2026) sore.
Insiden mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIT. Korban yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Dekai tiba-tiba dihujani tembakan dari arah semak-semak.
Berdasarkan keterangan saksi, terdengar lima kali letusan senjata api dari sisi kanan jalan. Salah satu peluru menembus lengan kanan atas korban.
Meski terluka parah dan bersimbah darah, Jany menunjukkan keberanian luar biasa dengan tetap menginjak pedal gas untuk menjauh dari lokasi penyergapan demi menyelamatkan diri.
“Laporan masyarakat kami terima pukul 15.20 WIT. Korban saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Dekai untuk menjalani perawatan medis dan kondisinya dalam keadaan sadar,” ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz dalam keterangannya.Sabtu ( 31/01/2026)
Merespons kejadian tersebut, personel gabungan Satgas Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran. Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah selongsong amunisi sebagai barang bukti.
Dugaan awal, aksi penembakan ini didalangi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Para pelaku dilaporkan langsung melarikan diri ke dalam hutan usai melancarkan aksinya.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas gangguan keamanan terhadap warga sipil.
“Kami sangat prihatin atas peristiwa ini. Fokus kami saat ini adalah memburu para pelaku dan memastikan situasi di Yahukimo tetap kondusif agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut,” tegas Brigjen Faizal.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, meminta warga untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Ia mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat pergerakan mencurigakan di wilayah mereka.
Hingga berita ini diturunkan, pengamanan di sejumlah titik vital dan jalur logistik di Distrik Dekai telah ditingkatkan. Aktivitas masyarakat dilaporkan berangsur normal di bawah pengawalan ketat aparat keamanan gabungan. ( Redaksi)









