Jayapura, realitapapua.com — Tim Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menggerebek sebuah rumah adat Honai yang diduga kuat menjadi markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Penggerebekan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus pembakaran pesawat serta pembunuhan pilot asal Amerika Serikat, Kapten Nicholas EF Goselin, yang terjadi di Distrik Sobaham beberapa waktu lalu.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Polisi Yusuf Sutejo menjelaskan Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus tersebut, petugas gabungan langsung melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi. Hasilnya, aparat menemukan sebuah Honai yang dijadikan tempat persembunyian oleh kelompok tersebut.
” Pada area luar Honai, petugas menemukan papan nama yang mempertegas identitas tempat tersebut, bertuliskan Markas Komando Daerah Militer TPNPB KODAP VII Balinggama ” jelas Kombes Polisi Yusuf Sutejo
Dari dalam markas, aparat keamanan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. Di antaranya adalah atribut militer, senapan angin, senjata tajam jenis parang, serta atribut berlambang Bintang Kejora.
Selain senjata dan atribut, petugas juga menyita sebuah tas yang berisi dokumen-dokumen penting, termasuk kartu identitas keanggotaan TPNPB.
“Kelompok ini diduga kabur terburu-buru dan meninggalkan sejumlah alat elektronik, mulai dari kamera, kartu memori, hingga beberapa kartu SIM telepon seluler.”Ungkap Kombes Polisi Yusuf Sutejo,
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Polisi Yusuf Sutejo, menyebut temuan dan penyitaan barang bukti tersebut dalam keterangannya kepada media.
” Saat ini, seluruh barang bukti yang ditemukan telah diserahkan kepada Tim Identifikasi Polda Papua.” Pungkasnya
Proses pemeriksaan lebih lanjut akan melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) serta tim Forensik Digital guna memperkuat bukti hukum sekaligus melacak keberadaan para pelaku yang kini dalam pengejaran. ( Redaksi)









