Keerom, realitapapua.com –seorang pria berinisial M-S (40), pelaku spesialis pencurian ternak sapi yang selama ini meresahkan warga di Kabupaten Keerom.
Di bekuk Tim Khusus Polres Keerom pada Jumat (18/04/2025). Pelaku diketahui merupakan residivis yang belum lama bebas dari penjara atas kasus serupa.
Kasus ini bermula dari laporan warga Kampung Sanggaria, Arso 1, yang kehilangan tiga ekor ternak sapi yang diikat di wilayah kebun sawit. Korban segera melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Keerom pada 3 April 2025, yang langsung ditindaklanjuti oleh tim khusus.
Kapolres Keerom, AKBP Astoto Budi melalui Kasat Reskrim, AKP Jetny Sohilait, membenarkan keberhasilan ini. “Kami melakukan penyelidikan berdasarkan laporan polisi nomor: LP/99/IV/2025/Res Keerom, dan berhasil menangkap pelaku di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura,” ujar AKP Jetny.
Saat penangkapan, pelaku MS tidak dapat mengelak dan langsung mengakui perbuatannya. Ia kini telah diamankan di Rutan Polres Keerom untuk mempertanggungjawabkan aksinya. Diketahui bahwa MS adalah spesialis pencurian ternak sapi di Distrik Arso, Kabupaten Keerom, yang kerap beraksi di wilayah kebun sawit.
Kasat Reskrim, AKP Jetny Sohilait, mengimbau warga Kabupaten Keerom untuk lebih waspada terhadap potensi pencurian ternak. “Kami meminta warga yang memiliki ternak sapi agar rutin mengecek ternaknya, terutama yang diternak di kebun sawit atau tempat jauh dari permukiman,” ujar Kasat.
Ia juga mengingatkan pedagang sapi untuk berhati-hati sebelum membeli sapi dari pihak lain. “Pastikan sapi yang dibeli bukan hasil pencurian. Pedagang harus melakukan verifikasi untuk menghindari kasus hukum,” tambahnya. ( Redaksi)









