Jayapura,,realitapapua.com – Satuan Tugas Ops Damai Cartenz bersama Satuan Brimob Polda Papua memulai pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan aksi penembakan terhadap dua awak pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel.
Berdasarkan hasil investigasi awal dan keterangan saksi di lapangan, pihak kepolisian telah mengantongi identitas sejumlah anggota kelompok tersebut.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo Menjelaskan bahwa kelompok yang melakukan serangan tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang. Dari jumlah tersebut, dua orang di antaranya telah berhasil diidentifikasi.
“Kami sudah menurunkan pasukan dari Damai Cartenz dibantu Sat Brimob Polda Papua untuk melakukan pengejaran. Dari 20 orang anggota kelompok tersebut, dua orang sudah berhasil kita identifikasi identitasnya, namun belum bisa kami ungkapkan ke publik saat ini demi kepentingan operasional,” ujar Kombes Pol Yusuf Sutejo ,Senin (16/02/2025)
Petugas mendeteksi bahwa para pelaku kemungkinan besar melarikan diri ke arah Kabupaten Yahukimo. Hal ini didasarkan pada posisi geografis Bandara Korowai Batu yang secara letak lebih dekat ke wilayah Timur dibandingkan ke pusat Kabupaten Boven Digoel di Tanah Merah.
Berdasarkan keterangan dari saksi kelompok tersebut membawa berbagai jenis senjata saat melancarkan aksi terornya.
“Dari pengumpulan keterangan saksi dan foto di lapangan, terdeteksi ada sekitar tiga hingga empat pucuk senjata api yang dibawa. Namun, saksi tidak dapat memastikan jenis senjata tersebut karena posisi mereka yang jauh dan tidak berani mendekat untuk melihat detail,” jelasnya.
Selain senjata api, sebagian besar anggota kelompok lainnya diketahui membawa senjata tajam dan tradisional, seperti
Panah dan busur Tombak Parang panjang.
Kombes pol Yusuf mengungkap juga bahwa proses pengejaran terhadap terduga pelaku terkendala dengan wilayah kabupaten Boven Digoel yang sangat luas
” Salah satu kendala dalam pengejaran yaitu wilayah yang sangat luas.kabupaten Boven Digoel itu Luasnya sama dengan provinsi Jawa Tengah dengan jumlah warga nya sekitar 68.000 ribu jiwa Semantara korowai hanya sekitar 100 kepala keluarga (KK) sehingga ini menjadi kendala di lapangan.” Ungkapnya
Hingga saat ini, Satgas operasi damai cartens masih terus melakukan pendalaman dan penyisiran di hutan sekitar bandara untuk mempersempit ruang gerak para pelaku. Situasi di Bandara Korowai Batu sendiri kini dalam pengawasan ketat aparat keamanan. ( Redaksi)









