Keerom, realitapapua.com – seorang pria berinisial NP (32) menabrak rekannya sendiri DP (21) hingga meninggal dunia. Insiden ini terjadi di Jalan Poros Kampung Amgotro, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom pada Minggu pagi (11/05/2025) ini diduga akibat pengaruh minuman keras, membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan.
Menurut saksi mata, kecelakaan bermula saat korban DP yang berada di bak belakang mobil Toyota Hilux kehilangan topinya dan melompat turun untuk mengambilnya. Melihat itu, NP berusaha memundurkan kendaraan dengan maksud menjemput korban, namun justru menabraknya hingga mengalami luka serius
Mengetahui rekannya dalam kondisi kritis, NP segera membawa korban ke Puskesmas, namun nyawa DP tidak dapat diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia.
Diketahui bahwa baik pengemudi maupun korban berada dalam pengaruh minuman keras, sehingga refleks mereka menjadi terganggu saat insiden terjadi.
Selain itu, kendaraan yang digunakan, yakni mobil dinas inventaris Kampung Fafenumbu juga tidak memenuhi standar kelayakan jalan karena tidak dilengkapi kaca spion yang seharusnya berfungsi untuk membantu pengemudi dalam mengontrol situasi di sekitar kendaraan.
Kapolres Keerom, AKBP Astoto Budi R, melalui Kapolsek Web Ipda Berlin Tjoe menyatakan bahwa setelah kejadian, tersangka NP dan barang bukti langsung diamankan di Mapolsek Web untuk selanjutnya diserahkan ke Sat Lantas Polres Keerom guna olah tempat kejadian perkara (TKP)
“Kami segera mendatangi TKP, mengamankan tersangka, saksi, dan barang bukti, serta menunggu kedatangan tim Sat Lantas Polres Keerom untuk pemeriksaan lebih lanjut,”ungkap Kapolsek Web.
Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh Unit Laka Lantas Polres Keerom kecelakaan ini disebabkan oleh pengemudi dan korban yang sama-sama berada dalam pengaruh minuman keras, serta kondisi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.
Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Keerom dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut
Kapolsek Web mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat mengemudikan kendaraan, terutama untuk tidak mengkonsumsi minuman keras sebelum berkendara.
“Keselamatan dalam berlalu lintas harus menjadi prioritas utama. Hindari mengemudi dalam pengaruh alkohol dan pastikan kendaraan memiliki perlengkapan lengkap seperti kaca spion dan lampu agar terhindar dari kecelakaan,” tutupnya. ( Redaksi)









