Kogabwilhan III Lumpuhkan 22 Anggota OPM dan Sita Puluhan Senpi Selama Triwulan III/2026

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com — Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III mencatatkan capaian signifikan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Selama pelaksanaan operasi Triwulan III Tahun Anggaran 2026, prajurit TNI berhasil menindak 22 pimpinan dan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) serta menyita puluhan pucuk senjata api beserta ratusan amunisi.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan hasil evaluasi operasi tersebut dalam konferensi pers resmi yang dihadiri oleh jajaran Pangkotama Papua, Kaskogab, PJU Kogabwilhan III, dan awak media.

“Konferensi pers ini merupakan wujud keterbukaan informasi publik sekaligus pertanggungjawaban TNI kepada masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan kedaulatan negara, serta memberikan rasa aman di wilayah Papua dan sekitarnya,” ujar Letjen TNI Lucky Avianto.

Berdasarkan hasil operasi TNI berhasil menindak 22 individu yang memegang peran strategis dalam struktur komando OPM, baik dalam kondisi hidup maupun tewas.

Langkah ini diambil untuk memutus struktur kepemimpinan, jalur logistik, serta kemampuan operasional kelompok bersenjata di berbagai Kodap (Komando Daerah Pertahanan).

Beberapan pimpinan dan anggota OPM yang berhasil ditindak di antaranya:
KODAP IV/Soraya: Zakarias Fatem (Wapangkodap IV/Soraya), Yesias Mate (Danlog), Manuel Yohanes Aimau & Alfon Sorry (Wadan Ops), Manfred Fateem (Danops), Arso Aisnak (Danops Buaya), Anton Fatem (Danyon Ayosami), Yesias Fatem (Danyon Mosata), Riki Asiasior (Danyon Tokek), Yopi Frasov (Wadanyon Aikum), dan Yohannes Ky (Danyon Karif Hamid).

Baca Juga :  Spesialis Penadah Curanmor di Jayapura Diringkus, 7 Motor Curian Diamankan

KODAP III/Ndugama: Lau Gwijangge (Danwil Mugi), Ket Gwijangge (Danops Yon Mugi), Peltu Usmabul (Wadanops Mugi), dan Lut Wumangge alias Medak-Medak (Penasihat).
KODAP XVI/Yahukimo: Bilip Kobak (Danops Kimpussa).

KODAP XIII/Ilaga: Jeki Murib (Danops Kepala Air).

KODAP XIII/Kegepa Nipouda: Oktonil Degei (Dan Ops Pos Awii Yugiyo).
KODAP XXXV/Bintang Timur: Abdon Kisamlu (Wadanyon Lim Kelener).
KODAM III/D Dulla: Dinus Tigau (Staf Ops) dan Hurbianus Mirip (Kepala Keuangan).
Unsur Wilayah Domberai: Colonel Jacob (Comanda AL WST Papua).

Selain menindak para tokoh OPM, Satgas TNI mengamankan berbagai barang bukti yang digunakan untuk menunjang aktivitas ilegal di wilayah operasi Persenjataan & Amunisi 49 Pucuk Senjata Api: 24 senjata organik (11 laras pendek/pistol, 13 laras panjang) dan 25 senjata api campuran (3 laras pendek 9 mm, 22 laras panjang 5,56 mm).30 Pucuk Senapan Anggin.

394 Butir Amunisi Aktif: Kaliber 5,56 mm (304 butir), kaliber 7,62 mm (30 butir), dan kaliber 9 mm (60 butir).55 Kelongsong Munisi: Kaliber 5,56 mm (50 butir) dan kaliber 7,62 mm (5 butir).

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Tangkap Konara Enumbi, Buronan KKB Pelaku Penembakan Polisi di Puncak Jaya

Logistik & Peralatan Komunikasi Peralatan Teknis: 28 unit Handy Talky (HT), 50 unit telepon genggam, 1 unit drone, 10 unit alat optik, dan 10 papan solar cell.Atribut & Senjata Tradisional: 10 bendel dokumen OPM, 20 set aksesori Bintang Kejora, 10 buah aksesori OPM, 20 set panah/busur, 20 buah parang, serta 10 buah kapak.

Barang Bukti Lain: 1.347 batang tanaman ganja, uang tunai sebesar Rp26.773.000, dan 45 lembar uang kuno/lama.

Pangkogabwilhan III menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasi tetap menjunjung tinggi aturan pelibatan (Rules of Engagement), prinsip hukum yang berlaku, serta nilai-nilai kemanusiaan. Ke depan, TNI akan terus memperketat pengawasan darat, laut, dan udara, khususnya di kawasan perbatasan dan titik rawan.

Menutup keterangannya, Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan imbauan terbuka kepada anggota OPM yang masih berada di dalam hutan.

“Kami mengajak saudara-saudara kita anggota kelompok bersenjata OPM yang masih berada di hutan dan gunung untuk menghentikan segala bentuk aktivitas yang mengganggu masyarakat. Mari memilih jalan damai dan kembali bergabung ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya.( Redaksi)

Berita Terkait

Dua OTK Tikam Tenaga Honorer RSUD Dekai, Satgas Damai Cartenz Usut Keterlibatan KKB
Grebek Sarang Narkoba di Jayapura, Polda Papua dan BNNP Amankan 10 Orang Termasuk 6 WNA PNG Sita Airsoft Gun
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan di Puncak Jaya, Usut Dugaan Jaringan Senjata KKB
Bongkar Persembunyian KKB di Sugapa, Satgas Damai Cartenz Sita Ratusan Amunisi hingga Catatan Transaksi Senjata
Nekat Bawa Ganja Naik KM Sinabung, Pria di Jayapura Diciduk Ditpolairud Polda Papua
Kodaeral X Gagalkan Penyelundupan 21 Kg Ganja Asal PNG di Perairan Jayapura
Persempit Ruang Gerak Jaringan Senpi Ilegal, Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO di Kota Jayapura
Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Usut 2 Kasus Kekerasan di Dekai, 1 Warga Meninggal
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Dua OTK Tikam Tenaga Honorer RSUD Dekai, Satgas Damai Cartenz Usut Keterlibatan KKB

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Grebek Sarang Narkoba di Jayapura, Polda Papua dan BNNP Amankan 10 Orang Termasuk 6 WNA PNG Sita Airsoft Gun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan di Puncak Jaya, Usut Dugaan Jaringan Senjata KKB

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Bongkar Persembunyian KKB di Sugapa, Satgas Damai Cartenz Sita Ratusan Amunisi hingga Catatan Transaksi Senjata

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Nekat Bawa Ganja Naik KM Sinabung, Pria di Jayapura Diciduk Ditpolairud Polda Papua

Berita Terbaru