Puncak Jaya, realitapapua.com – Langkah nyata mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat terus ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti. Personel Pos Kalome menggelar kegiatan makan bersama masyarakat Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat di halaman depan Pos Kalome ini dipimpin langsung oleh Danpos Kalome, Lettu Inf Jeril Wiputra. Suasana keakraban dan kekeluargaan terpancar jelas saat para prajurit TNI duduk lesehan bersama warga menikmati sajian makanan yang telah disiapkan secara sederhana namun penuh rasa syukur.
Makan bersama ini merupakan salah satu program unggulan Pos Kalome dalam membangun kedekatan emosional di wilayah penugasan. Lebih dari sekadar berbagi hidangan, momen ini menjadi ruang interaksi untuk mempererat persaudaraan, menjalin komunikasi yang intensif, serta mencairkan sekat antara prajurit dan masyarakat lokal.
Danpos Kalome, Lettu Inf Jeril Wiputra, menegaskan bahwa agenda ini adalah wujud nyata kepedulian serta tanggung jawab moral TNI terhadap warga di sekitarnya.
“Kegiatan makan bersama ini kami laksanakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat positif serta membuat masyarakat merasa bahwa TNI selalu hadir sebagai bagian dari keluarga mereka,” ujar Lettu Inf Jeril Wiputra di sela-sela kegiatan.
Masyarakat Distrik Kalome merespons hangat inisiatif tersebut. Senyum gembira dan antusiasme warga yang hadir mencerminkan tingginya keharmonisan serta rasa aman atas kehadiran personel Satgas di wilayah mereka.
Melalui pendekatan humanis ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti menegaskan bahwa pengabdian prajurit di garis batas tidak hanya sebatas menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga menebar kepedulian dan ketulusan dalam merawat hubungan sosial.
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti pun berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program teritorial yang berdampak positif bagi masyarakat setempat sepanjang masa penugasan. ( Redaksi)












