Ibu Rumah Tangga Tewas Mengenaskan di Mamberamo Tengah, Diduga Korban Percobaan Pemerkosaan

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Seorang ibu rumah tangga bernama Sarifah (45) ditemukan meninggal dunia secara tragis di Desa Seralema, Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, pada Kamis (19/06). Korban diduga tewas setelah dianiaya oleh orang tak dikenal (OTK) yang juga berupaya melakukan pemerkosaan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Jan Makatita, membenarkan kejadian nahas ini. “Benar, pada sore hari tadi personel Polres Mamberamo Tengah menerima laporan terkait adanya tindak pidana penganiayaan seorang ibu rumah tangga yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Kapolres Mamberamo Tengah, AKBP Mukabsi, menjelaskan kronologi kejadian. Menurut keterangan saksi, korban sempat berteriak minta tolong dari arah camp tempat tinggal mereka. Suami korban, Amos Panjang, segera menyusul dan juga berteriak tak lama kemudian. Tiga saksi lain yang tiba di lokasi menemukan korban dalam kondisi luka parah di jurang samping camp.

Baca Juga :  WNA PNG Diamankan di Perbatasan, Bawa Ganja yang Disembunyikan di Pinggir Jalan

Sarifah segera dilarikan ke RSUD Lukas Enembe menggunakan truk, namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Hasil visum menunjukkan korban mengalami luka bacok dan tikaman di beberapa bagian tubuh, termasuk leher, dada, perut, dan tangan. “Ditemukan juga rumput di dalam pakaian dalam korban, yang menguatkan dugaan bahwa korban sempat hendak diperkosa sebelum dibunuh,” tambah AKBP Mukabsi.

Baca Juga :  Dua Tersangka Pembunuhan Warga Sipil di Dekai Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Penyelidikan dan Imbauan Kepolisian
Polres Mamberamo Tengah segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti berupa sebilah pisau, bando, dan dua unit HP milik korban. Pelaku masih dalam tahap penyelidikan dan identitasnya belum diketahui.

Meski situasi di wilayah tetap kondusif, kepolisian memperkuat patroli dan mengimbau masyarakat agar tidak terpancing oleh isu yang belum jelas sumbernya.

“Jenazah korban rencananya akan diberangkatkan ke Wamena malam ini dan selanjutnya ke kampung halamannya di Palopo, Sulawesi Selatan,” pungkas AKBP Mukabsi.

( Redaksi)

Berita Terkait

Diwarnai Baku Tembak, Koops Habema Evakuasi Tiga Warga Sipil Korban OPM di Seradala Yahukimo
Polresta Jayapura Kota Tangkap Pelaku Curas dan Curat, Satu Korban Alami Luka Berat
Koops TNI Habema Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, 3 Pucuk Senjata Api Diamankan
Gerebek Markas KKB di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Tembak Mati 3 Anggota dan Sita 3 Senpi
Ops Sikat Cartenz 2026: Satgas Gakkum Polda Papua Ringkus Dua Pelaku Pencurian di Jayapura
Satgas Damai Cartenz Temukan Honai Diduga Markas Pembakar Pesawat dan Pembunuh Pilot di Yahukimo
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Jaringan Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo
Kasus Pembunuhan Pilot AS di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Tetapkan 7 Tersangka Jadi DPO
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:46 WIB

Diwarnai Baku Tembak, Koops Habema Evakuasi Tiga Warga Sipil Korban OPM di Seradala Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:41 WIB

Polresta Jayapura Kota Tangkap Pelaku Curas dan Curat, Satu Korban Alami Luka Berat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Koops TNI Habema Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, 3 Pucuk Senjata Api Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:39 WIB

Gerebek Markas KKB di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Tembak Mati 3 Anggota dan Sita 3 Senpi

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:27 WIB

Ops Sikat Cartenz 2026: Satgas Gakkum Polda Papua Ringkus Dua Pelaku Pencurian di Jayapura

Berita Terbaru