Dua Siklon Tropis Picu Cuaca Ekstrem di Papua, BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Gelombang Tinggi

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 07:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah di Papua dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi ini dipicu oleh adanya gangguan dinamika atmosfer yang cukup signifikan, terutama akibat pengaruh tidak langsung dari dua siklon tropis yang tengah aktif.

Prakirawan BMKG Wilayah V Jayapura, Naufal Putra, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, terpantau adanya gangguan pola angin di langit Papua.

“Gangguan pola angin ini disebabkan oleh keberadaan Siklon Tropis Maila dan Siklon Tropis Sinlaku. Meski tidak melintas langsung, keduanya memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan kecepatan angin dan perubahan kondisi cuaca di wilayah Papua,” ujar Naufal dalam keterangan resminya.Jumat,( 10/04/2026)

Baca Juga :  Ditres siber Polda Papua Sosialisasi Literasi Digital di Sekolah Pariwisata Papua: Perangi Hoaks dan Jaga Etika Bermedia Sosial

Selain faktor siklon, BMKG juga mendeteksi adanya aktivitas gelombang atmosfer yang aktif di wilayah Papua. Hal ini memicu pertumbuhan awan konvektif yang lebih signifikan, yang berpotensi mendatangkan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

BMKG memprediksi dalam tiga hari ke depan, intensitas hujan sedang hingga lebat masih akan menghantui beberapa titik. Wilayah yang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra meliputi Kabupaten Biak Numfor Kabupaten Supiori Kabupaten Mamberamo Raya

Mengingat potensi curah hujan yang tinggi dengan durasi lama, masyarakat diminta untuk waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera menjauhi bantaran sungai dan kawasan kaki gunung atau perbukitan apabila terjadi hujan lebat dalam waktu lama,” tegas Naufal.

Baca Juga :  Melangkah di Jalur Elit Militer: Kompol Dian Novita Pietersz Jadi Polwan Pertama di Sesko AD

Tidak hanya di darat, ancaman juga mengintai wilayah perairan. BMKG mengeluarkan peringatan khusus bagi para nelayan dan operator kapal: Risiko Tinggi: Kecepatan angin yang melebihi 15 knot.
Gelombang Laut: Tinggi gelombang di atas 1,25 meter patut diwaspadai karena berisiko bagi keselamatan pelayaran.

Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir pantai diharapkan tetap memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi cuaca lebih lanjut dan pembaruan (update) terkini, BMKG Papua menyediakan layanan komunikasi melalui:

WhatsApp: 0812-4806-480 atau Instagram/Media Sosial: @infobmkgpapua

BMKG berharap masyarakat tetap tenang namun selalu siaga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

( Redaksi)

Berita Terkait

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Almarhum Brigpol Ronald Enok Di Puncak Jaya
Senyum Anak-anak Kampung Tinggi Nambut Sambut Bantuan Seragam dari Satgas Yonif 136/Tuah Sakti
Harga Daging Ayam Di Pasar Hamadi Jayapura Masih Normal
Harga Cabai di Pasar Hamadi Tembus Rp140.000 per Kg, Tomat Rp45.000
Kapolda Papua Pimpin Sertijab Karo Logistik, Dorong Peningkatan Kinerja Organisasi
Gelorakan Semangat Belajar Satgas Yonif 136/TS Ajar Siswa SD Negeri Kalome Puncak Jaya
Tekan Peredaran Ganja, Ditresnarkoba Polda Papua Gelar Sosialisasi di Kampung Vietnam Jayapura
Datangi Kampung Onendu, Satgas Yonif 136/TS Pos Nume Berikan Pelayanan Kesehatan untuk Warga Puncak Jaya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:46 WIB

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Almarhum Brigpol Ronald Enok Di Puncak Jaya

Jumat, 6 November 2026 - 09:59 WIB

Senyum Anak-anak Kampung Tinggi Nambut Sambut Bantuan Seragam dari Satgas Yonif 136/Tuah Sakti

Jumat, 6 November 2026 - 09:05 WIB

Harga Daging Ayam Di Pasar Hamadi Jayapura Masih Normal

Kamis, 5 November 2026 - 21:12 WIB

Harga Cabai di Pasar Hamadi Tembus Rp140.000 per Kg, Tomat Rp45.000

Kamis, 5 November 2026 - 09:23 WIB

Gelorakan Semangat Belajar Satgas Yonif 136/TS Ajar Siswa SD Negeri Kalome Puncak Jaya

Berita Terbaru

Daerah

Harga Daging Ayam Di Pasar Hamadi Jayapura Masih Normal

Jumat, 6 Nov 2026 - 09:05 WIB