Jayapura, realitapapua com – Seorang pelaku begal tewas usai ditikam oleh korbannya di Kampung Baru Kalisemen, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Jumat (22/5/2026).
Kasat Reskrim Polres Nabire, Iptu Bogi Transtanto, yang di konfirmasi menjelaskan, bahwa insiden ini terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 10.30 WIT. Saat itu korban LOE (50) akan menjemput anaknya di sekolah.
Namun dalam perjalanan, korban yang menggunakan kendaraan roda dua dihadang dan diserang menggunakan senjata tajam.
“Saat itu korban menggunakan motor CRF untuk menjemput anaknya di sekolah, namun dalam perjalanan tepatnya di Kampung Baru, korban dihadang dan diserang menggunakan parang,” kata Iptu Bogi Transtanto pada Sabtu (23/5/2026).
“Pelaku mengayunkan parang sehingga mengakibatkan luka di bagian bawah telinga sebelah kiri dan dagu samping sebelah kanan korban,” ungkap Iptu Bogi.
Merasa terdesak, korban kemudian melakukan perlawanan dan berusaha merebut parang dari tangan pelaku.
“Saat berusaha merebut parang, tiba-tiba parang itu mengenai perut pelaku sehingga pelaku terluka,” jelasnya.
Meski terluka, pelaku berhasil merebut motor yang digunakan korban dan melarikan diri. Sementara korban terkapar di lokasi kejadian karena luka di bagian kepala dan telinga.
“Pelaku berhasil merampas motor milik korban dan membawa kabur. Namun kurang lebih jarak 1 kilometer dari TKP, pelaku terjatuh dari atas motor yang dirampas karena luka yang dialami,” bebernya.
“Untuk korban ditolong dan dievakuasi oleh masyarakat, sementara pelaku dievakuasi oleh polisi ke RSUD Nabire untuk mendapatkan penanganan medis,” sambungnya.
Meski sempat dibawa ke RSUD Nabire untuk mendapatkan penanganan medis, pelaku akhirnya meninggal dunia. Sementara korban masih dirawat di RSUD Nabire.
“Untuk pelaku meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian perut sebelah kiri. Sementara korban mengalami luka di belakang kepala, telinga kiri, sikut, baju dan lutut. Sampai sekarang korban masih menjalani perawatan,” tutupnya.
( Redaksi)









