Pembangunan Dermaga Satrol Kodaeral X Jayapura di Area Gereja GKI Pengharapan Resmi Batal

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapuacom – Rencana pembangunan dermaga Satuan Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura yang berlokasi di area Gereja GKI Pengharapan, Kota Jayapura, resmi dihentikan. Keputusan ini diambil menyusul adanya gelombang penolakan keras dari pihak gereja, tokoh adat, dan masyarakat setempat.

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI Marinir Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian proyek tersebut langsung di hadapan ratusan jemaat, tokoh adat, serta massa aksi penolakan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua pada Senin (18/5/2026).

Mayjen TNI Marinir Sugianto menegaskan bahwa pihaknya sangat menghormati keberadaan dan kesucian institusi gereja di Tanah Papua. Oleh karena itu, aspirasi serta masukan dari pihak gereja menjadi dasar utama untuk segera menyetop rencana pembangunan tersebut.

Baca Juga :  Jelang Pergantian Tahun, Polda Papua Kerahkan 2.583 Personel dan Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Selain menghentikan proyek secara total, Dan-Kodaeral X Jayapura juga menyampaikan permohonan maaf secara tertulis yang ditujukan kepada Ketua Sinode GKI di Tanah Papua.

Langkah ini diambil terkait dengan isi surat koordinasi sebelumnya yang dinilai kurang tepat dan memicu polemik di tengah masyarakat.

“Kami sangat menghormati keberadaan gereja di Tanah Papua. Masukan dan aspirasi dari pihak gereja tentu langsung kami laksanakan dengan menghentikan proyek ini ,” ujar Mayjen TNI Marinir Sugianto di hadapan massa aksi.

Baca Juga :  Lahir dari Kesadaran Warga, Kampung Kasukwe Sarmi Dinilai Tim Polda Papua dalam Lomba Kampung Bebas Narkoba

Mendengar pernyataan resmi dan komitmen ketat dari pihak Kodaeral X Jayapura, massa aksi yang memadati Gedung DPR Papua akhirnya membubarkan diri dengan tertib.
Meski situasi kondusif, massa langsung bergerak menuju lokasi awal rencana pembangunan di area Gereja GKI Pengharapan untuk memasang plang penolakan sebagai bentuk penegasan bahwa kawasan tersebut merupakan area steril dari pembangunan militer.

( Redaksi)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya
Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus
Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah
Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo
Antisipasi Unjuk Rasa 3 Agustus, Polresta Jayapura Kota Razia Sajam dan Miras di Heram
Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:14 WIB

Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo

Berita Terbaru