Keerom, realitapapua.com – Terduga Pelaku Pembunuhan di Arsopura, Kabupaten Keerom berhasil di bekuk oleh Tim Gabungan, Opsnal Polsek Heram Polresta Jayapura Kota bersama Timsus Polres Keerom. Kamis (29/05/2025).
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi R, melalui Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny Leonard Sohilait, mengatakan Pelaku berinisial OT (22) di tangkap lantaran melakukan aksi pembunuhan terhadap Seorang petani berinsial RK (53), warga Arsopura yang ditemukan meninggal dunia
Di Kampung Arsopura, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom Papua .
Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny Leonard Sohilait, menjelaskan Insiden pembunuhan tersebut terjadi pada Rabu (28/05/2025) sekitar Pukul 14.30 Wit
“Saat terduga pelaku OT (22) sedang ingin mengecek hasil pancing di dekat rumahnya, namun setelah keluar, ia melihat Korban RK (53) sedang ngarit mengambil rumput di depan rumah miliknya, kemudian pelaku menegur korban dengan menyampaikan bahwa korban telah mencuri rumput miliknya, maka harus membayar rumput seharga Rp.20.000 (Dua Puluh Ribu Rupiah)”, jelas kasat reskrim.
Kasat menjelaskan Saat korban hendak akan mengambil uang dari sakunya, terduga pelaku langsung mengambil sabit milik korban dan membacok ke arah bagian kepala korban.
” Korban kemudian jatuh tersungkur, saat korban ingin kabur kembali dilempar kalawai milik terduga pelaku dan mengenai dada korban” terang Kasat Reskrim.
Usai melakukan aksi kejinya, terduga pelaku kabur ke Wilayah Kota Jayapura yang kemudian direspon cepat oleh Aparat Kepolisian untuk mencari Pelaku.
” Pelaku berhasil ditangkap Oleh Tim Gabungan pada Pukul 19.00 WIT di Wilayah Kota Jayapura dan Diamankan Di Mapolsek Heram Polresta Jayapura Kota ” tutup Kasat Reskrim Keerom
Sementara Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi R, menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tidak melakukan tindakan balasan terhadap keluarga pelaku.
” Serahkan kasus ini kepada pihak kepolisian pelaku saat ini sudah di amankan di Mako Polres Keerom Kasus tersebut masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian, dan diharapkan dapat segera terungkap secara menyeluruh”, imbau Kapolres.
( Redaksi)









