Jayapura, realitapapua.com — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura Kota menyiagakan jajaran personelnya guna mengantisipasi rencana aksi demonstrasi oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus mendatang. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi Kamtibmas di Kota Jayapura tetap kondusif, aman, dan nyaman.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, menegaskan bahwa kepolisian pada dasarnya menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi di muka umum. Kendati demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan aksi tersebut tetap mematuhi aturan hukum serta tidak merugikan kepentingan publik.
“Penyampaian pendapat dan aspirasi silakan, tapi jangan sampai mengganggu atau menghentikan aktivitas orang lain. Itu yang sangat kita harapkan. Penyampaian aspirasi sesuai aturan sudah jelas, ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi setiap orang,” ujar Kombes Pol Fredrickus saat ditemui wartawan. Rabu ( 29 /07/2026)
Guna menjaga stabilitas keamanan dan mengantisipasi segala dinamika di lapangan, pihak Polresta Jayapura Kota saat ini sedang mematangkan skema penebalan pengamanan.
“Kita masih mengalkulasi jumlah personel yang akan dilibatkan. Namun, sebagai langkah antisipasi, minimal kita siapkan 1.000 personel untuk mengamankan seluruh aspek kegiatan di Kota Jayapura,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolresta meminta seluruh elemen masyarakat Kota Jayapura untuk tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas harian seperti biasa. Ia juga mengimbau warga agar cerdas dan bijak dalam menyikapi berbagai isu atau informasi yang beredar di media sosial menjelang tanggal 3 Agustus.
“Kami mengimbau masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Jangan mudah terprovokasi. Jika ada informasi di media sosial, tolong disaring dan ditelaah dengan bijak, jangan asal menyebarkan hal yang belum jelas kebenarannya. Kami memastikan kepolisian hadir memberikan pengamanan penuh bagi aktivitas warga,” pungkasnya. ( Redaksi )









