Jayapura,realitapapua.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Dedi Prasetyo, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi dan sinergi antara Polda Papua dan Pemerintah Provinsi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Apresiasi tersebut disampaikan setelah pelaksanaan Apel Mitra Kamtibmas yang melibatkan lebih dari 1.200 peserta dari berbagai komunitas di Jayapura.
“Hari ini pertama kali saya mengucapkan terima kasih, apresiasi setinggi-tingginya pada Kapolda Papua dan Bapak Gubernur atas kolaborasi, sinergi kita melaksanakan kegiatan Apel Mitra Kamtibmas,” ujar Komjen Dedi Prasetyo, Selasa (9/12).
Apel tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas ojek online, Satpam, nelayan, petani, BKPM, KBP3, hingga RAPI dan Orari. Kehadiran lebih dari 1.200 orang ini, menurut Wakapolri, menjadi bukti bahwa Kamtibmas di Papua adalah wujud kerja kolaborasi semua pihak.
“Ini menunjukkan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah Papua ini merupakan wujud dari kerja kolaborasi semua pihak. Jadi bukan hanya tanggung jawab salah satu stakeholder, tapi guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif, disiplin, dan tertib lalu lintas, ini merupakan kerja sama, kerja kolaborasi, kerja sinergi dengan semua pihak,” jelasnya.
Komjen Dedi bersyukur, saat ini kondisi Papua dapat dikatakan sangat kondusif. Ia berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Selain Apel Mitra Kamtibmas, rangkaian kegiatan di Papua juga diisi dengan Pasar UMKM yang menampilkan produk unggulan masyarakat dan Bhayangkari, bakti sosial, dan bakti kesehatan. Wakapolri juga meninjau apel kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana dari Brimob, Polair, Sabhara, TNI, Badan Penanggulangan Bencana, dan SAR.
“Ini menunjukkan bahwa Polda Papua juga dalam kondisi siap. Kita tidak menginginkan segala sesuatu terjadi, tetapi ketika terjadi situasi kontingensi, maka Kapolda, saya rasa dengan sarana prasarana yang sudah dimiliki, SDM yang sudah dimiliki, insyaallah kita bisa meringankan beban masyarakat bila terjadi sesuatu,” katanya.
Wakapolri menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh Polda Papua bersifat proaktif dan progresif, mengedepankan komunikasi, pendekatan yang soft, dan pendekatan yang humanis.( Redaksi)









