Jayapura, realitapapua.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di tiga titik Kota Jayapura pada Kamis (28/08) untuk menekan harga beras yang melonjak. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang dapat membeli beras dengan harga lebih murah dari pasaran.
Tiga lokasi GPM yang diserbu warga adalah Porasko, Koya Barat, dan Youtefa. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 WIT hingga 16.00 WIT ini berhasil menjual habis 3 ton beras SPHP dengan harga Rp62.000 per 5 kg. Harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar saat ini.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua, Kombes Pol I Gusti Gde Era Adhinata, S.I.K., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah dalam membantu masyarakat.
“Kegiatan ini akan terus kami laksanakan di titik-titik yang berbeda. Kami berharap GPM bisa menjadi solusi jangka pendek atas lonjakan harga beras yang sedang terjadi,” ujar Dirreskrimsus.
Salah satu warga yang hadir mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif ini. “Terima kasih kepada pemerintah dan Polri, kegiatan seperti ini sangat membantu kami. Kami harap bisa terus dilanjutkan,” katanya.
Polda Papua menegaskan akan terus mengadakan GPM secara berkelanjutan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Papua. ( Redaksi)









