Puncak Jaya, realitapapuacom – Di tengah hamparan sunyi Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, sebuah kehangatan menyeruak di balik dinginnya pegunungan. Bukan berasal dari gemerlap kota, melainkan dari langkah tulus para prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang hadir menyapa, mendengar, dan merangkul masyarakat dengan sepenuh hati, Selasa (05/05/2026).
Melalui Pos Tinggi Nambut, kegiatan anjangsana (kunjungan silaturahmi) digelar secara personal. Dipimpin oleh Dantim 1, Sertu Rahmad A. Sitorus, para prajurit mengunjungi kediaman Kepala Kampung, Bapak Petrus (42). Kunjungan ini jauh dari kesan formalitas birokrasi; momen tersebut justru dipenuhi canda tawa dan keakraban layaknya pertemuan keluarga yang sudah lama tidak bersua.
Suasana semakin mencair saat TNI dan warga duduk melingkar, berbagi cerita tentang harapan kampung dan masa depan generasi muda. Sebagai bentuk kepedulian nyata, Satgas Yonif 136/TS menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa satu set bola voli lengkap dengan net.
Bantuan ini mungkin terlihat sederhana, namun bagi pemuda di Tingginambut, ini adalah simbol harapan dan wadah untuk menyalurkan energi positif.
“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu ada untuk masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik agar para pemuda tetap semangat, menjauhi hal-hal negatif, dan mempererat persaudaraan melalui olahraga,” ujar Kapten Inf Firsan Hadly, Komandan Pos Tinggi Nambut.
Bagi warga setempat, kehadiran Satgas Yonif 136/TS telah mengubah persepsi tentang aparat keamanan. TNI kini dipandang sebagai sahabat yang peduli pada aspek sosial dan kemanusiaan.
Kapten Inf Firsan Hadly menegaskan bahwa membangun hubungan kemanusiaan adalah prioritas yang berjalan beriringan dengan tugas pengamanan.
Menurutnya, kemanunggalan antara TNI dan rakyat adalah fondasi utama dalam menjaga kedamaian di wilayah konflik maupun daerah terpencil.
Menjaga Harapan di Batas Negeri
Anjangsana di Distrik Tinggi Nambut ini menjadi bukti nyata bahwa di tempat yang jauh dari hiruk-pukuk perkotaan, kepedulian tetap tumbuh subur.
Di kaki gunung Puncak Jaya ini, TNI membuktikan peran ganda mereka: tidak hanya menjaga garis batas negara, tetapi juga merawat harapan dan menyalakan api semangat kehidupan bagi masyarakat Papua. ( Redaksi)









