Satgas Damai Cartenz Ringkus 4 Orang di Yahukimo, 2 Terlibat Penembakan Brimob

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yahukimo,realitapapua.com – Satuan Tugas (Satgas) Ops Damai Cartenz-2026 kembali mencetak keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Kali ini, tim gabungan berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku serangkaian aksi kekerasan di Kabupaten Yahukimo.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu (14/2/2026). Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pengejaran terhadap pelaku penembakan dan pembakaran yang terjadi baru-baru ini di Yahukimo.

Dari empat orang yang diamankan, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menjelaskan bahwa berdasarkan hasil proses penyidikan intensif, dua di antaranya telah terbukti memiliki keterlibatan langsung dalam kasus-kasus besar.

Baca Juga :  Wow Luarbiasa VIRAL, Jingle Kaka Besar Manyala Didengar di 260 Negara

Tersangka G-W Terlibat dalam aksi penembakan anggota Brimob Satgas Preventif Ops Damai Cartenz pada 30 November 2022 lalu. Selain itu, ia juga teridentifikasi sebagai pelaku penembakan sopir truk yang terjadi pada 30 Januari 2026

Semantara Tersangka A-H Pelaku utama pembakaran sekolah dan ruko di Yahukimo yang terjadi tepat di hari penangkapan, yakni Sabtu, 14 Februari 2026.

“Dari total 23 kasus yang terjadi sejak Januari hingga sekarang, alhamdulillah dua hari lalu kita berhasil mengamankan empat orang. Dua di antaranya sudah kita pastikan perannya melalui penyidikan,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Baca Juga :  Di Balik Penugasan di Papua, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadir Membawa Kepedulian dan Rasa Kekeluargaan bagi Warga Tinggi Nambut

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami keterlibatan dua orang lainnya yang turut diamankan dalam operasi tersebut. Satgas Damai Cartenz menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok-kelompok yang terus berupaya mengganggu keamanan masyarakat dan aparat di Papua.

Hingga saat ini, para pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan kelompok di balik aksi-aksi teror tersebut. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru