Satgas Pangan Polda Papua Sidak Harga Beras, Pedagang Ditemukan Jual di Atas HET

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Papua pada Selasa (26/8/2025). melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional dan ritel di Kota Jayapura untuk memastikan harga beras tetap stabil.

Dalam peninjauan tersebut, Satgas menemukan banyak pedagang yang menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Kami turun langsung ke pasar-pasar di Jayapura. Pemerintah telah menetapkan HET beras medium sebesar Rp15.000 per kilogram dan beras premium Rp15.800. Kenyataannya, masih banyak yang menjual di atas harga itu,” ujar Dirreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol. I Gusti Gede Era Adhinata,

Pengecekan serupa juga dilakukan oleh jajaran Polda di wilayah Papua lainnya untuk mendapatkan data harga yang lebih akurat.
Menurut Kombes Era, salah satu penyebab tingginya harga beras adalah masalah distribusi dan transportasi, terutama ke daerah pegunungan. Namun, ia menekankan bahwa persoalan tidak hanya pada biaya kirim.

Baca Juga :  Tokoh Muslim Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Bijak Medsos Jelang PSU

“Kita tidak bisa hanya melihat dari sisi ongkos kirim. Tingkat kemahalan di setiap kabupaten juga berbeda, dan itu harus dipertimbangkan,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Satgas Pangan Polda Papua berencana memanggil para distributor. Tujuannya adalah mengevaluasi rantai distribusi dan struktur harga yang berlaku.

“Kami akan cek apakah distributor membeli dari produsen dengan harga tinggi. Kalau memang harga dari daerah asal, seperti Jawa atau Sulawesi, sudah tinggi, kami akan berkoordinasi dengan dinas pangan daerah untuk mencari solusi,” tegasnya.

Baca Juga :  Wujudkan Kepedulian, Satgas Rasaka Cartenz Gelar Layanan Kesehatan dan Pendidikan di Nduga

Kombes Era juga menambahkan bahwa penyesuaian harga di Papua harus selaras dengan harga di daerah asal.

“Kalau di Papua diminta menyesuaikan HET, maka daerah asal juga harus menurunkan harga. Jangan sampai di sini ditekan, tapi di sana tetap tinggi. Karena itu, kami mulai dengan mengecek harga pasar terlebih dahulu,” katanya.

Polda Papua bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau dan berkoordinasi agar harga beras tetap stabil dan terjangkau oleh seluruh masyarakat Papua. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru