Prakiraan BMKG Jayapura: Puncak Kemarau Papua Juli-Agustus, Wilayah Selatan Bakal Lebih Panjang

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Papua untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi dinamika cuaca yang kontras saat ini.

Papua kini tengah memasuki masa peralihan musim, di mana musim kemarau mulai terjadi secara bertahap sejak Mei hingga Juni. Kendati demikian, potensi hujan lebat dilaporkan masih mengintai sejumlah wilayah di bagian utara Papua dalam sepekan ke depan.

Prakirawan BMKG Wilayah V Jayapura, Arif, menjelaskan bahwa puncak musim kemarau diprediksi baru akan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang. Durasi musim kemarau tahun ini diperkirakan akan jauh lebih panjang, terutama di wilayah Papua bagian selatan.

Baca Juga :  15 Orang Hilang Dalam Bencana Banjir Dan Longsor Di Nduga Papua Pegunungan

Menurut Arif, kondisi cuaca yang cukup kontras ini dipicu oleh dinamika atmosfer terkini, yakni aktifnya angin monsun yang bertiup kuat dari arah timur hingga tenggara.
“Fenomena tersebut memicu peningkatan kecepatan angin hingga mencapai 30 knot, terutama di wilayah Papua bagian selatan dan Papua Barat,” ujar Arif saat memberikan keterangan resmi.

Meski wilayah selatan bersiap menghadapi kondisi yang lebih kering, BMKG justru memproyeksikan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam satu minggu ke depan untuk wilayah utara dan sekitarnya.

Baca Juga :  Pencarian satu Korban Speed Boat Terbalik di Muara Kali Yamas Terus Dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan

Masyarakat yang berada di daerah-daerah berikut diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi (seperti banjir atau longsor): Kota Jayapura
Kabupaten Jayapura Kabupaten Keerom
Biak Supiori Kepulauan Yapen Waropen

BMKG berharap masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi melalui kanal-kanal komunikasi BMKG Papua untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru