Nduga,realitapapua.com – Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Sabtu siang. Bencana ini dilaporkan menyebabkan 15 orang warga hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, dan Polri bersama keluarga korban terus berupaya mencari para korban di lokasi kejadian.
Banjir dan longsor ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Nduga. Menurut keterangan warga, 15 orang yang hilang tersebut terseret arus saat hendak menyeberangi Sungai Panpan. Tiba-tiba, banjir bandang menerjang mereka.
Warga menyebutkan bahwa banjir bandang dan longsor kali ini merupakan yang pertama dan terbesar yang pernah terjadi di Distrik Dal.
Selain menyebabkan korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak parah. Masyarakat terdampak kini mengalami kesulitan akses serta kekurangan kebutuhan dasar, seperti makanan dan minuman.
“Kami berharap agar pemerintah segera turun dan memenuhi kebutuhan warga berupa makan dan minum,” ujar Yorius Gwijangge, salah seorang warga sekaligus keluarga korban.
Saat ini, Tim SAR gabungan telah mendirikan posko tanggap darurat untuk melayani kebutuhan dasar warga yang terdampak. Pencarian terhadap 15 warga yang dinyatakan hilang masih terus dilakukan. ( Redaksi)









