Polres Keerom Gandeng Tokoh Masyarakat, 32 Eks Pengguna Ganja Dibina

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom, realitapapua.com – Kepolisian Resor (Polres) Keerom melalui Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) mengambil langkah humanis dan edukatif dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika. Sebanyak 32 warga yang diduga pernah menyalahgunakan ganja di Distrik Skanto menjalani pembinaan langsung di Polsek Skanto pada Minggu (09/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Keerom AKP Guntur A. Napitupulu bersama Kapolsek Skanto AKP Welem Mustamu, serta turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Keerom Tedi Suseno dan perwakilan tokoh pendidikan. Para peserta hadir didampingi orang tua/wali masing-masing.

Dalam pembinaan tersebut, para peserta mendapatkan edukasi komprehensif mengenai bahaya narkotika, ancaman sanksi hukum, serta peran vital dukungan keluarga dalam proses pemulihan dan pencegahan.

Baca Juga :  Mendagri Lantik Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni Jadi Pj Gubernur Papua

Langkah humanis Polres Keerom ini mendapat apresiasi positif dari tokoh masyarakat Distrik Skanto yang hadir. Mereka menilai kegiatan ini efektif untuk menyadarkan masyarakat, khususnya kalangan muda, serta berkomitmen untuk membantu pengawasan sosial di lingkungan mereka.

Di samping pembinaan, kegiatan ini juga membuahkan hasil signifikan dalam upaya penindakan. Berdasarkan wawancara dan informasi dari peserta, tim gabungan Satresnarkoba dan Polsek Skanto berhasil mengantongi sejumlah nama yang diduga sebagai pemasok ganja yang masuk melalui wilayah perbatasan Arso dan Skanto.

“Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan dan pembinaan. Tujuannya agar masyarakat sadar dan mau berubah tanpa harus berhadapan dengan hukum,” jelas Kasat Resnarkoba AKP Guntur A. Napitupulu,

Baca Juga :  Di Balik Penugasan di Papua, Prajurit Tuah Sakti Hadir Membawa Kepedulian untuk Warga

Polres Keerom menegaskan akan melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait jalur peredaran dan para terduga pemasok tersebut.

Kapolsek Skanto AKP Welem Mustamu menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan melibatkan tokoh agama serta tokoh adat dalam upaya pencegahan berbasis masyarakat.

Polres Keerom berharap dengan pendekatan edukatif dan humanis serta dukungan semua pihak, dapat terwujud Kabupaten Keerom yang bersih dari narkoba. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru