Puncak Jaya, realitapapuacom – Dinginnya udara sore pasca-hujan yang mengguyur Kampung Tinggi Nambut tidak menyurutkan langkah para prajurit TNI untuk berbagi kehangatan. Personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut menggelar aksi humanis dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga (anjangsana) di Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (16/05/2026).
Dalam aksi sosial yang dipimpin oleh Komandan Tim (Dantim) 2, Sertu Aldirazak tersebut, para prajurit membagikan sarana penggalangan (sargal) berupa pakaian layak pakai kepada masyarakat setempat.
Kehadiran para prajurit berseragam loreng ini disambut dengan senyum sumringah dan antusiasme tinggi oleh warga kampung. Bagi masyarakat, kehadiran TNI di tengah-tengah mereka tidak sekadar membawa bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman sekaligus mempererat tali kekeluargaan yang tulus.
Komandan Pos (Danpos) Tinggi Nambut, Kapten Inf Firman Hadly, menegaskan bahwa misi Satgas Yonif 136/TS di tanah Papua tidak hanya berfokus pada menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Lebih dari itu, mereka berkomitmen untuk selalu ada dan membawa manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat di daerah penugasan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Papua juga untuk membantu serta berbagi dengan masyarakat,” ujar Kapten Inf Firman Hadly.
Ketulusan para prajurit Tuah Sakti ini pun menuai apresiasi mendalam dari warga. Edison Enumbi (43), salah satu tokoh masyarakat Kampung Tinggi Nambut, mengaku sangat tersentuh dan terbantu oleh kepedulian yang ditunjukkan oleh personel Satgas.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena sangat bermanfaat langsung bagi masyarakat di sini,” ungkap Edison dengan nada penuh syukur.
Melalui pendekatan humanis berbasis teritorial seperti ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah fondasi utama dalam menjaga kedamaian dan kesejahteraan di bumi Cenderawasih. ( Redaksi)









