Jayapura,realitapapua.com – Kepolisian Daerah Papua resmi menggelar Operasi Ketupat Cartenz 2026 guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam operasi ini, sebanyak 1.701 personel gabungan disiagakan di seluruh wilayah hukum Polda Papua.
Persiapan matang tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang berlangsung secara serentak di Lapangan Mapolda Papua, Jayapura, Kamis (12/03/2026).
Wakapolda Papua, Kombes Pol. Muhajir, menegaskan bahwa fokus utama operasi tahun ini adalah menjaga stabilitas di titik-titik krusial transportasi.
“Fokus kami adalah memastikan titik-titik transportasi seperti pelabuhan, bandara, dan jalur darat tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol. Muhajir dalam keterangannya.kamis ( 12/03/2026)
Polda Papua tidak bekerja sendiri. Sebanyak 1.701 personel yang dikerahkan merupakan kekuatan gabungan dari berbagai instansi, dengan rincian 1.215 Personel Polri
147 Personel TNI 339 Personel dari instansi terkait (Dishub, Satpol PP, Basarnas, dll)
Seluruh personel tersebut akan disebar di 62 titik pos strategis yang terbagi menjadi:
27 Pos Pengamanan Fokus pada pencegahan gangguan keamanan.
22 Pos Pelayanan: Menyediakan layanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan di perjalanan.
13 Pos Terpadu: Pusat koordinasi antar-instansi di lokasi paling ramai.
Atensi Khusus pada Objek Vital
Selain fokus pada jalur transportasi, Polda Papua juga memberikan pengawasan ekstra pada 380 objek vital. Lokasi-lokasi tersebut mencakup rumah ibadah, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama libur lebaran.
Operasi Ketupat Cartenz 2026 dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari, mulai dari tanggal 4 April hingga 16 April 2026.
Di akhir keterangannya, Wakapolda Papua memberikan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik:
Kepatuhan Lalu Lintas: Selalu patuhi aturan berkendara untuk menekan angka kecelakaan.
Keamanan Rumah: Pastikan rumah dalam keadaan terkunci rapat sebelum ditinggalkan.
Cegah Kebakaran: Periksa kembali instalasi listrik dan kompor guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dengan kesiapsiagaan ini, diharapkan perayaan Idul Fitri di wilayah Papua dapat berjalan dengan khidmat dan aman. ( Redaksi)









