Polda Papua Selidiki Provokator Kericuhan Laga Persipura vs Adhyaksa FC

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura , realitapapuacom – Polda Papua bergerak cepat melakukan pengamanan dan penanganan situasi pasca terjadinya kericuhan usai pertandingan sepak bola antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (08/05/2026).

Pertandingan yang berlangsung sejak sore hari tersebut berakhir dengan kemenangan Adhyaksa FC atas Persipura Jayapura dengan skor 1-0. Usai pertandingan, situasi di dalam maupun di sekitar stadion sempat memanas akibat luapan kekecewaan sejumlah suporter terhadap hasil pertandingan dan keputusan wasit.

Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama Polda Papua dan didukung sekitar 700 personel gabungan pengamanan.

Adapun rangkaian kejadian bermula saat pertandingan dimulai pada pukul 17.00 WIT. Pada menit ke-46 babak pertama, Adhyaksa FC berhasil mencetak gol dan unggul 1-0 hingga pertandingan berakhir pada pukul 19.00 WIT.

Tidak lama setelah peluit panjang dibunyikan, sekitar pukul 19.16 WIT, sejumlah massa suporter yang berada di tribun turun ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan.

Baca Juga :  Tega! Ayah Tiri di Muara Tami Cabuli Anak 10 Tahun, Kini Jadi Tersangka

Situasi kemudian berkembang menjadi memanas sekitar pukul 20.00 WIT. Massa di sekitar stadion melakukan aksi perusakan fasilitas umum dan pembakaran sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar area Stadion Lukas Enembe.

Polda Papua bersama personel gabungan TNI-Polri segera melakukan langkah pengamanan, pengendalian massa, serta upaya pemulihan situasi guna mencegah meluasnya gangguan kamtibmas.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa aparat keamanan langsung bergerak melakukan pengamanan dan pengendalian situasi agar kondisi dapat segera kembali kondusif.

“Personel gabungan langsung melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa guna mencegah situasi berkembang lebih luas. Hingga saat ini situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Papua.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan sementara, kericuhan dipicu oleh tingginya emosi dan kekecewaan sejumlah suporter terhadap hasil pertandingan serta keputusan wasit yang dianggap merugikan tim Persipura Jayapura.

Baca Juga :  Menyalakan Asa di Ujung Negeri: Saat Prajurit TNI Jadi Guru bagi Anak-Anak Puncak Jaya

Selain itu, kondisi keramaian di lokasi pertandingan juga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan provokasi sehingga memicu tindakan perusakan fasilitas dan pembakaran kendaraan di sekitar stadion.

“Polda Papua mengimbau seluruh masyarakat dan suporter untuk tetap menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penanganan situasi kepada aparat keamanan,” tambahnya.

Kabid Humas juga menegaskan bahwa Polda Papua akan melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi provokasi maupun perusakan fasilitas umum selama kericuhan berlangsung.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendataan terkait kerugian material maupun kemungkinan adanya korban luka akibat insiden tersebut. Sejumlah fasilitas umum, kios milik masyarakat, serta kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan dan pembakaran.

Situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe dilaporkan mulai berangsur kondusif sekitar pukul 23.45 WIT dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi personel pengamanan pada pukul 00.20 WIT.

Polda Papua memastikan akan terus melakukan pengamanan dan patroli di sekitar lokasi guna menjaga stabilitas keamanan serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas lanjutan. ( Redaksi)

Berita Terkait

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru