Menyalakan Asa di Ujung Negeri: Saat Prajurit TNI Jadi Guru bagi Anak-Anak Puncak Jaya

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Jaya ,realitapapua.com – Prajurit TNI tidak hanya berdiri di garis depan untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai pelita pendidikan di wilayah pelosok. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut melalui kegiatan tenaga pendidik (Gadik) bagi anak-anak di Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan belajar-mengajar yang berlangsung di Rumah Pintar Tinggi Nambut ini dipimpin langsung oleh Dantim 2, Sertu Aldirazak. Dengan penuh kesabaran, para personel TNI mengajarkan materi dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung.

Baca Juga :  Polda Papua Pastikan Situasi Kamtibmas di 3 Provinsi Se-Papua Terpantau Kondusif Selama Lebaran

Tak hanya itu, mereka juga menanamkan nilai-nilai disiplin serta wawasan kebangsaan demi membentuk karakter generasi muda Papua yang cinta tanah air.

Suasana belajar berlangsung ceria. Gelak tawa dan antusiasme tinggi dari anak-anak Kampung Tinggi Nambut mewarnai setiap sesi kelas yang dibuka oleh para prajurit.

Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly, menegaskan bahwa kehadiran TNI di daerah penugasan harus membawa dampak konkret, salah satunya di sektor pendidikan. Menurutnya, tugas prajurit tidak terbatas pada menjaga stabilitas keamanan wilayah semata.

Baca Juga :  Hari Ketujuh Pencarian, Satu Korban Speedboat Terbalik di Kepulauan Yapen Ditemukan Meninggal

“Anak-anak adalah harapan bangsa. Melalui pendidikan ini, kami ingin menanamkan keyakinan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Selama penugasan, kami berkomitmen untuk terus hadir, mendampingi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Firsan.

Bagi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, mengajar di ujung negeri bukan sekadar mentransfer ilmu, melainkan upaya merawat harapan. Menjaga perbatasan adalah tentang membangun kualitas manusia, mempererat tali persaudaraan, dan memastikan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Papua. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru