Jayapura,realitapapua.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sekolah Polisi Negara (SPN) Tahun Anggaran 2025 di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura, pada Rabu (17/9/2025). Acara ini bertujuan menyusun program pelatihan yang komprehensif untuk mencetak anggota Polri yang profesional dan unggul.
Rakor ini dibuka secara resmi oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang mewakili Kapolda Papua. Acara ini dihadiri oleh pejabat utama Polda, staf SPN, pendidik, pengasuh, serta perwakilan dari berbagai satuan kerja dan polres di jajaran Polda Papua.
Dalam sambutannya, Wakapolda Faizal Ramadhani menekankan pentingnya peningkatan kompetensi anggota Polri, baik dari sisi teknis maupun integritas. “Tantangan tugas di Papua semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan kurikulum pelatihan yang realistis, visioner, dan sesuai kebutuhan lapangan,” ujarnya.
Menurut Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., rakor ini digelar berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor Kep/210/II/2025 tentang Penerimaan Anggota Polri T.A. 2025.
Salah satu fokus utamanya adalah mempersiapkan rencana kerja SPN Polda Papua untuk Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kompetensi dan Kemampuan Anggota Polri yang Presisi dalam Mendukung Asta Cita untuk Indonesia Emas.”
Rangkaian acara rakor meliputi berbagai paparan penting, antara lain tentang bijak bermedia sosial, kondisi psikologi siswa, rencana program pelatihan, dan peran Biddokkes Polda Papua dalam mendukung pendidikan.
Rapat koordinasi ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang menghasilkan sejumlah rekomendasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan kepolisian di Papua. Rekomendasi ini diharapkan dapat melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul dan berdaya saing untuk menghadapi tantangan di masa depan.( Redaksi)









