Puncak,realitapapua.com – Personel Operasi Damai Cartenz-2026 tak sekadar memantau keamanan wilayah di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Pada Selasa (21/7/2026), mereka menggelar patroli dialogis yang dipadukan dengan pemberian pelayanan kesehatan langsung bagi masyarakat setempat.
Menyusuri jalur penghubung antarkampung, menyeberangi jembatan gantung, hingga melintasi kawasan perbukitan, personel menyapa warga yang beraktivitas di akses-akses utama distrik.
Kehadiran aparat di lapangan dimaksimalkan untuk membangun komunikasi yang hangat sekaligus menyerap aspirasi warga.
Di sela-sela pemantauan, tim medis Satgas memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis dan edukasi pola hidup sehat.
Interaksi tersebut mendapat sambutan hangat dari warga Sinak yang memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi mengenai kondisi tubuh hingga situasi di lingkungan mereka.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis melalui komunikasi dan pelayanan publik menjadi fondasi utama menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa terlindungi dan memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai kondisi yang mereka hadapi. Komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegas Faizal.
Hal senada diungkapkan Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum.. Menurutnya, patroli dialogis adalah bentuk deteksi dini sekaligus cara efektif mempererat kemitraan dengan masyarakat lokal.
“Dengan kehadiran personel di lapangan, kami berharap warga merasa lebih aman dan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Adarma.
Dampak positif dari patroli gabungan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Yonas Wenda, salah seorang warga Distrik Sinak, mengaku kehadiran petugas di kampungnya memberikan rasa tenang saat beraktivitas sehari-hari.
“Kami merasa lebih aman ketika ada patroli yang datang ke kampung. Selain menjaga keamanan, personel juga mau berbincang dengan kami, memberikan pemeriksaan kesehatan, dan mendengarkan apa yang kami sampaikan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ungkap Yonas.
Menjaga Objek Vital dan Roda Ekonomi
Selain menyapa warga, patroli ini difokuskan untuk mengamankan objek-objek vital yang menjadi pusat kegiatan masyarakat. Dengan situasi Distrik Sinak yang terpantau aman dan terkendali, warga kini dapat menjalankan aktivitas perekonomian—seperti berkebun, berdagang, dan bepergian antarwilayah—dengan tenang.
Langkah preventif dan pendekatan humanis yang konsisten ini diharapkan dapat terus memelihara stabilitas keamanan, merawat persatuan, serta menciptakan kedamaian yang berkelanjutan di tanah Papua. ( Redaksi)









