Polda Papua Antisipasi Jelang Putusan Gugatan Pilkada

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Guna mengantisipasi aksi-aksi yang tidak diinginkan menjelang putusan gugatan Pilkada Papua, Kepolisian Daerah Papua akan mengerahkan seluruh personelnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pembacaan putusan Sela Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Papua.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat ditemui di Kota Jayapura, Senin (03/02/2025) malam.

Kabid Humas mengatakan antisipasi yang dilakukan berupa, gencar melakukan berbagai pengamanan di lapangan mulai dengan patroli skala besar, razia hingga pendeteksian berbagai situasi ditengah masyarakat.

“Putusan tersebut dijadwalkan akan dibacakan pada 4 hingga 5 Februari 2025, saya menegaskan bahwa seluruh kekuatan Polda Papua akan dikerahkan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” ucap Kabid Humas.

Baca Juga :  Kapolda Papua Tutup Pelaksanaan Anev Gangguan Kamtibmas dan Pilkada 2024: Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat

Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan bahwa Polda Papua tetap menghormati dan mengikuti proses hukum yang tengah berlangsung di Mahkamah Konstitusi.

Karena itu, pihaknya melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan patroli serta menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat melalui pendekatan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban pasca-putusan MK. Apapun hasilnya, harus kita hormati karena proses hukum yang berjalan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Bentengi Perbatasan RI-PNG, Ditresnarkoba Polda Papua Sosialisasi Bahaya Ganja di Skouw Mabo

Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menyikapi keputusan MK. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan aksi provokasi yang dapat memicu ketegangan dan menghambat pembangunan daerah.

“Yang perlu kita pikirkan bersama adalah masa depan Provinsi Papua setelah putusan MK. Jangan sampai ada pihak yang merasa tidak puas lalu menciptakan kekacauan yang justru merugikan kita semua,” tambahnya.

Sebagai langkah tambahan, Polda Papua akan terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan Polres jajaran untuk memastikan keamanan tetap terjaga selama dan setelah pembacaan putusan MK.
( Redaksi)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya
Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus
Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah
Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo
Antisipasi Unjuk Rasa 3 Agustus, Polresta Jayapura Kota Razia Sajam dan Miras di Heram
Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:14 WIB

Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo

Berita Terbaru