Pernyataan OPM Terbantahkan, 4 Anggota di Sinak Kembali ke Pangkuan NKRI

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Pernyataan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang mengklaim bahwa empat orang yang kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 9 Juni lalu di Sinak, Puncak, bukanlah anggota mereka, justru memperkuat dugaan bahwa mereka adalah bagian dari kelompok tersebut.

Berdasarkan dokumen yang ditandatangani, keempat orang tersebut secara sukarela mengakui bahwa mereka sebelumnya merupakan anggota OPM Sinak. Mereka menyatakan penyesalan telah bergabung dengan kelompok tersebut. Ikrar setia ini disaksikan oleh para tokoh agama, tokoh adat, aparat kampung, dan pemerintah setempat.

Baca Juga :  Meriam Spirtus Resahkan Warga, Kapolresta Jayapura: Orang Tua Punya Peran Penting

Perekrutan Pelajar dan Pelanggaran Hukum
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa OPM sering merekrut pemuda, termasuk pelajar, untuk terlibat dalam kegiatan mereka, baik secara langsung maupun tidak langsung. Perekrutan ini jelas merupakan pelanggaran terhadap anak-anak dan hukum.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, menegaskan bahwa pernyataan OPM menyesatkan. “OPM kerap merekrut dan memanfaatkan anak-anak, pelajar, dan remaja untuk melancarkan aksinya. Jadi pernyataan OPM adalah menyesatkan karena kehilangan anggotanya,” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Puncak Jaya Polda Papua Lakukan Patroli Cipta Kondisi Pasca Pilkada 2024

Keempat orang yang kembali ke NKRI ini memilih jalan tersebut setelah menyadari dan menyayangkan berbagai aksi OPM yang dianggap tidak berperikemanusiaan. Aparat TNI dan Polri pun meyakini dan memastikan bahwa mereka adalah mantan anggota OPM di wilayah Sinak yang kini telah berikrar setia kepada NKRI. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru