Meriam Spirtus Resahkan Warga, Kapolresta Jayapura: Orang Tua Punya Peran Penting

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Maraknya permainan meriam spirtus oleh anak-anak hingga remaja belakangan ini kian meresahkan masyarakat di Jayapura karena suara ledakannya yang keras. Menyikapi hal ini, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR, menegaskan pentingnya peran dan tanggung jawab orang tua dalam mencegah permainan berbahaya tersebut.

Saat diwawancarai pada Senin (27/10) siang, Kapolresta Fredrickus Maclarimboen mengimbau masyarakat untuk menghentikan permainan meriam spirtus.

“Saya himbau agar anak-anak jangan bermain meriam spirtus, karena berbahaya dan mengganggu kenyamanan dan ketentraman orang lain,” tegasnya.

Baca Juga :  Pererat Persaudaraan, Satgas Pamobvitnas PT Freeport Yonif 301/PKS Beri Kado Spesial di Kampung Aramsulki

Kapolresta menekankan bahwa orang tua memiliki peran kunci untuk mengawasi anak-anaknya, mengingat mayoritas pemain meriam spirtus adalah anak-anak usia sekolah dasar (SD).

“Orang tua memiliki tanggung jawab dan peran penting dalam mencegah anak-anak mereka bermain meriam spirtus, karena rata-rata yang bermain meriam spirtus ini anak-anak usia SD,” ungkap KBP Fredrickus.

Sebagai langkah nyata, Kapolresta telah menginstruksikan para Kapolsek di jajarannya agar Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas proaktif memberikan imbauan dan mendatangi langsung warga yang anak-anaknya kedapatan memainkan meriam spirtus.

Baca Juga :  Seorang Warga Sipil Tewas Dianiaya KKB Di Yahukimo

“Sudah kami atensikan ke Kapolsek jajaran agar para Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas hadir sambangi warga yang anak-anaknya memainkan meriam spirtus, sudah ada beberapa contoh efek atau bahaya dari barang itu sebagaimana kita ketahui bersama,” pungkas Kapolresta KBP Fredrickus.

Bahaya meriam spirtus meliputi risiko luka bakar serius hingga potensi ledakan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain

( Redaksi )

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru