Pencari Kepiting di Timika Diterkam Buaya di Depan Istri, SAR Gabungan Gelar Operasi Pencarian

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika, realitapapua.com – Nasib naas menimpa seorang pencari karaka (kepiting bakau) bernama Edi (30). Korban dilaporkan diterkam dan diseret buaya ke dalam air di Sungai Ninapu, Kampung Otakwa, Distrik Manasari, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Peristiwa mengerikan yang terjadi pada Kamis (21/5) siang sekitar pukul 14.00 WIT

Kejadian tersebut disaksikan langsung oleh istri korban. Melihat suaminya mendadak diserang predator ganas, sang istri langsung berteriak histeris dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Meski pihak keluarga dan masyarakat setempat langsung melakukan upaya pencarian sesaat setelah kejadian, namun korban tak kunjung ditemukan.

Baca Juga :  Festival Budaya dan Ekonomi Kreatif Paniai 2025 Sukses Lestarikan Budaya Mee dan Dorong UMKM

Tim SAR Gabungan Diterjunkan
Mendapat laporan adanya kondisi membahayakan manusia tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika langsung bergerak cepat.

Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, S.E., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melepas tim penyelamat pada Jumat (22/5) pagi.

“Kami telah memberangkatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer SAR Timika, pihak keluarga, dan masyarakat setempat menuju lokasi kejadian,” ujar Charles.

Baca Juga :  Jaga Kondusivitas di Puncak Jaya, Satgas Yonif 136 Gelar Patroli Simpatik di Kampung Gurage

Untuk mempercepat jangkauan ke lokasi yang cukup terpencil, tim gabungan bertolak menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) bermesin 600 PK.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan bersama warga masih menyisir area sekitar Sungai Ninapu yang dikenal memiliki vegetasi hutan bakau yang lebat. Medan yang cukup menantang dan keberadaan predator di sekitar lokasi menjadi kewaspadaan tersendiri bagi tim di lapangan.

( Redaksi)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya
Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus
Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah
Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo
Antisipasi Unjuk Rasa 3 Agustus, Polresta Jayapura Kota Razia Sajam dan Miras di Heram
Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:14 WIB

Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo

Berita Terbaru