Jayapura,realitapapua.com – Kepolisian Daerah Papua berhasil menyelesaikan Operasi Sikat Cartenz II–2025 dengan hasil yang signifikan.
Operasi yang berlangsung selama satu bulan penuh, mulai dari 30 September hingga 29 Oktober 2025, sukses mencapai seluruh targetnya dalam menanggulangi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau yang dikenal sebagai kejahatan 3C.
Puluhan Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menjelaskan bahwa operasi yang melibatkan seluruh jajaran Polres dan Polresta ini berhasil mengamankan total 59 pelaku kejahatan.
15 orang merupakan Target Operasi (TO) yang seluruhnya berhasil ditangkap (100%).
44 pelaku lainnya adalah Non-TO.
“Hasil ini menunjukkan kinerja maksimal jajaran dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Papua,” ujar Kabid Humas pada Kamis (30/10/2025).
Selain itu, kepolisian juga berhasil menyita berbagai barang bukti, termasuk:
76 unit sepeda motor dan 1 unit mobil (mobil telah dikembalikan kepada pemilik sah).
10 unit handphone, 3 unit laptop, dan 1 unit kamera.Uang tunai senilai Rp5.500.000.
Senjata tajam, meliputi 1 sangkur dan 6 pisau.
Secara terpisah, dari razia kendaraan bermotor, personel mengamankan 78 unit sepeda motor, di mana 44 unit di antaranya sudah dikembalikan kepada pemilik sah setelah melalui proses verifikasi dokumen.
Dalam pelaksanaan operasi, jajaran kepolisian juga menemukan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 14 plastik kecil dan 1 plastik sedang, yang kini diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kombes Pol Cahyo Sukarnito menekankan bahwa Operasi Sikat Cartenz II–2025 dilaksanakan secara terukur dan melibatkan seluruh fungsi kepolisian. Kegiatan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga melalui sosialisasi, patroli preventif, dan penyuluhan kepada masyarakat.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tren kasus curas, curat, dan curanmor di beberapa wilayah rawan, seperti Jayapura, Keerom, Biak Numfor, Merauke, dan Wamena.
“Hal ini menjadi indikator positif bahwa kehadiran Polri melalui Operasi Sikat Cartenz II–2025 telah memberikan dampak nyata bagi keamanan masyarakat,” tegasnya.
Polda Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya preventif dan penegakan hukum. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak membeli barang hasil curian, dan segera melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan.
“Operasi Sikat Cartenz adalah bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat Papua,” tutup Kabid Humas.( Redaksi)









