Jayapura , realitapapuacom – Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama Polres Jayapura tengah melakukan investigasi menyeluruh terkait kericuhan hebat yang pecah usai laga Persipura Jayapura menjamu Adhyaksa FC di Stadion Mandala. Hingga Sabtu (09/05/2026) dini hari, tim gabungan masih bersiaga melakukan identifikasi dan pendataan di lokasi.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyatakan bahwa tim Inafis Polda Papua dan Satreskrim Polres Jayapura telah bekerja maraton sejak Jumat malam untuk mengumpulkan alat bukti serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di seluruh area stadion.
Kombes Pol. Cahyo mengonfirmasi adanya belasan korban luka-luka, baik dari pihak aparat keamanan maupun masyarakat sipil, akibat hujan lemparan batu saat kericuhan berlangsung.Aparat Keamanan: 10 personel mengalami luka-luka. Kapolres Jayapura dilaporkan turut menjadi korban luka dalam insiden tersebut Ipda Arjuna, salah satu perwira di lokasi, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka serius di bagian kepala.Masyarakat Sipil: 1 orang warga dilaporkan mengalami luka-luka.
“Tim medis sedang fokus memberikan penanganan terbaik kepada para korban, terutama personel yang mengalami cedera kepala serius akibat hantaman benda tumpul,” ujar Cahyo.
Kericuhan tidak hanya memakan korban jiwa, tetapi juga melumpuhkan sejumlah fasilitas vital stadion dan menghanguskan puluhan kendaraan operasional. Titik kerusakan terparah teridentifikasi di empat lokasi utama, termasuk area Akuatik, ruang Video Operation Room (VOR), dan ruang kontrol stadion.
Berdasarkan data sementara, berikut rincian kerusakan kendaraan di lokasi Roda 6 (Truk) 3 unit truk angkut personel Polda Papua dan 1 unit ambulans Keslap Satbrimob hangus terbakar. Roda 4 (Mobil) 25 unit mobil operasional (Ditlantas & Satlantas) serta kendaraan umum dilaporkan terbakar dan rusak berat. Roda 2 (Motor) 9 unit motor terbakar dan 27 unit lainnya dinyatakan hilang di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan identifikasi terhadap para aktor intelektual di balik aksi anarkis tersebut. Situasi di sekitar Stadion Mandala kini mulai terkendali, namun penjagaan ketat masih diberlakukan untuk mencegah adanya aksi susulan.
“Kami menyayangkan kejadian ini. Saat ini fokus kami adalah olah TKP maksimal dan memastikan seluruh korban tertangani dengan baik,” tutup Kombes Pol. Cahyo ( Redaksi)









