Jayapura,realitapapua.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Meski operasi khusus Lebaran telah usai, aparat kepolisian dipastikan tidak akan melonggarkan pengamanan di wilayah hukum Papua.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyatakan bahwa pihaknya akan langsung melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi masih tingginya mobilitas warga pasca-hari raya.
“Kita akan tindak lanjuti mengingat masih banyaknya masyarakat yang melaksanakan kegiatan, baik aktivitas harian maupun kunjungan ke tempat-tempat wisata. Kami akan melaksanakan KRYD dalam rangka menjaga, mengamankan, sekaligus melayani masyarakat,” ujar Kombes Pol. Cahyo.
Selama masa KRYD ini, pola pengamanan akan tetap mengedepankan kehadiran personel di tengah publik. Selain menjaga rumah ibadah dan pusat perbelanjaan yang masih ramai dikunjungi, petugas juga akan memberikan perhatian khusus pada titik-titik vital transportasi.
Pintu Masuk Wilayah: Pengawasan ketat di Bandara dan Pelabuhan guna memantau arus balik masyarakat.
Objek Wisata: Penjagaan di lokasi-lokasi wisata yang diprediksi masih akan dipadati pengunjung.
Pusat Ekonomi: Memastikan keamanan di area perbelanjaan agar tetap kondusif.
Polda Papua berharap dengan adanya perpanjangan pengamanan melalui skema KRYD ini, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menyelesaikan sisa agenda liburannya sebelum kembali beraktivitas normal.
( Redaksi)









