Jayapura,realitapapua.com – Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban kecelakaan speedboat terbalik di perairan Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, pada Kamis (1/1/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari ketujuh.
Dengan penemuan ini, total korban yang telah dievakuasi berjumlah lima orang, dengan rincian tiga penumpang selamat dan dua orang meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Biak, Kundori, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan oleh tim pada Rabu pagi sekitar pukul 07.30 WIT. Korban ditemukan mengapung di sisi barat Pulau Kurudu.
“Korban ditemukan pada jarak 3,8 nautical mile dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke Kampung Waindu untuk penanganan awal,” ujar Kundori.
Setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Waindu, jenazah kemudian dibawa ke Serui menggunakan KN SAR Wibisana 243. Saat ini, jenazah telah berada di RSUD Serui untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih berupaya keras menyisir perairan Papua untuk mencari sisa korban yang belum ditemukan. Data terbaru menunjukkan masih ada 16 orang yang dinyatakan hilang.
Strategi pencarian kini dilakukan dengan skala yang lebih besar, meliputi:
Penyisiran Udara: Memantau titik-titik koordinat dari ketinggian untuk menjangkau area yang sulit diakses kapal.
Penyisiran Laut Menggunakan armada kapal cepat dan kapal navigasi Perluasan Area Wilayah pencarian kini diperluas hingga mencakup radius kurang lebih 600 nautical mile.
Kecelakaan speedboat ini menjadi perhatian serius otoritas setempat mengingat jumlah penumpang yang cukup banyak. Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk terus melakukan pencarian sesuai dengan prosedur operasi yang berlaku. ( Redaksi)









