Jayapura,realitapapua.com – Puluhan massa dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar aksi unjuk rasa di Kota Jayapura, Papua, pada Rabu (25/9/2025).
Aksi ini menuntut tiga poin utama: penutupan eksploitasi sumber daya alam (SDA) di Papua, penghentian militerisme, dan pengusutan tuntas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Tanah Papua.
Massa KNPB mulai berkumpul sekitar pukul 09.00 waktu setempat di dua titik, yakni Perumnas Tiga dan Lingkaran Abepura. Mereka membawa sejumlah spanduk dan baliho berisi tuntutan mereka. Dalam orasi yang disampaikan, massa mendesak agar pemerintah segera menanggapi tuntutan terkait lingkungan, keamanan, dan keadilan di Papua.
Pengamanan Ketat Meski Tanpa Izin
Aksi unjuk rasa ini mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan TNI-Polri. Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus Maclarimboen, mengonfirmasi bahwa untuk mengantisipasi dan mengamankan jalannya aksi, pihaknya menerjunkan 740 personel gabungan.
Meskipun Kapolresta menambahkan bahwa aksi tersebut tidak mendapatkan izin resmi, ia menegaskan bahwa secara keseluruhan unjuk rasa tersebut berjalan aman dan kondusif.
“Meskipun aksi tersebut tidak mendapatkan izin, namun aksi tersebut berjalan aman dan kondusif,” kata AKBP Fredrickus Maclarimboen.
Setelah menyampaikan orasi dan tuntutan, puluhan kelompok massa tersebut membubarkan diri dengan tertib. Situasi di wilayah Kota Jayapura dilaporkan kembali cukup kondusif pasca-aksi.( Redaksi)









