Kasus Ledakan Biak: Puslabfor Deteksi Kandungan TNT, Serpihan Korban Ditemukan

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com — Polda Papua membeberkan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus ledakan yang terjadi di Biak. Tiga dari delapan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, kini dipastikan meninggal dunia setelah tim mengidentifikasi temuan potongan tubuh di tempat kejadian perkara (TKP).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa kondisi ketiga korban yang hilang tersebut ditemukan dalam keadaan yang memprihatinkan akibat dahsyatnya ledakan.

“Terkait dengan Biak, upaya yang sudah dilakukan adalah berupa pengungkapan terkait kejadian ledakannya sendiri. Untuk total korban dari delapan itu, tiga yang dinyatakan belum ditemukan. Namun, setelah kita lakukan olah TKP, itu ternyata sudah terburai, berupa potongan-potongan tubuh,” ujar Kombes Pol Parasian. Kamis ( 11 /06/2026)

Baca Juga :  Pertamina Jamin Stok BBM di Papua Aman, Pasokan Terminal Jayapura, Serui, dan Biak Terjaga

Untuk memastikan identitas para korban, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua bergerak cepat dengan mengumpulkan data antemortem dari pihak keluarga.

Saat ini, barang bukti berupa potongan tubuh tersebut telah diterbangkan ke Jakarta untuk dilakukan uji pencocokan DNA lebih lanjut.

“Data antemortem sudah diambil dan sudah dibawa oleh tim DVI Polda Papua. Saat ini, tim DVI sudah mengambil barang bukti tersebut dan mengomunikasikannya dengan DVI Jakarta. Tinggal menunggu hasil daripada DVI Jakarta,” tambahnya.

Selain mengidentifikasi korban, Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Papua juga telah diterjunkan ke lokasi untuk mengungkap penyebab pasti ledakan.

Baca Juga :  Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Ujung Pantai Bandara Nabire

Berdasarkan pemeriksaan instrumen cepat yang dilakukan di TKP, petunjuk awal menunjukkan bahwa sumber ledakan tersebut mengandung bahan kimia berbahaya jenis TNT (Trinitrotoluene).

“Dari hasil temuan di TKP bahwasanya dilakukan pemeriksaan secara instrumen cepat oleh Labfor kemarin, bahan peledak itu mengandung TNT. Namun, untuk hasilnya (secara detail), nanti kami menunggu dari pernyataan resmi daripada pihak Bid Labfor Polda Papua,” pungkas Kombes Pol Parasian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengetahui asal-usul bahan peledak tersebut dan kronologi lengkap di balik peristiwa kelam ini. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru