Dekai,realitapapua.com – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. Personel gabungan berhasil mengamankan satu pucuk senjata api rakitan di wilayah Jalan Gunung, Kompleks Kali T, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (10/2/2026).
Penyitaan ini merupakan hasil respons cepat terhadap informasi intelijen yang diterima petugas terkait dugaan adanya senjata api di lokasi tersebut.
Dipimpin oleh Kasubsatgas Lidik, Kompol Sarraju, S.H., bersama Kasat Intel Polres Yahukimo, Iptu Samuel Yunus, tim bergerak menuju lokasi sasaran sekitar pukul 14.33 WIT. Setelah melakukan penyisiran secara terukur di area yang dicurigai, petugas menemukan barang bukti tersebut.
Barang Bukti: 1 (satu) pucuk senjata api panjang rakitan.
Tindakan: Pengamanan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pemilik dan asal-usul senjata tersebut.
Komitmen Keamanan Papua Pegunungan
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi potensi ancaman yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat.
“Setiap informasi dari jaringan intelijen kami respons secara cepat dan profesional. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mencegah gangguan keamanan (Kamtibmas) sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa rasa takut,” tegas Brigjen Faizal.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengapresiasi peran serta masyarakat dalam memberikan informasi. Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga adalah kunci utama deteksi dini.
“Kolaborasi ini sangat penting. Keberhasilan langkah pencegahan ini membuktikan bahwa deteksi dini yang kuat dapat meminimalisir ancaman sebelum berkembang menjadi gangguan nyata,” ujar Kombes Adarma.
Hingga saat ini, situasi di Kota Dekai dilaporkan tetap aman dan kondusif. Satgas Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus meningkatkan Deteksi Dini Memperkuat jaringan informasi di tengah masyarakat Respons Cepat: Menindaklanjuti setiap laporan yang berpotensi mengancam nyawa dan harta benda masyarakat.
Keberhasilan operasi ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas bersenjata di wilayah Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Yahukimo. ( Redaksi )









