Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Sarmi Papua, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Wilayah Sarmi, Papua, diguncang gempa bumi tektonik pada Minggu (18/1/2026) pukul 13.38.55 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa ini memiliki parameter pemutakhiran dengan magnitudo M5,0. Episenter gempa terletak pada koordinat 2,21^{\circ} LS dan 138,86^{\circ} BT, tepatnya berlokasi di darat pada jarak 41 km arah Tenggara Sarmi dengan kedalaman 19 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa jika meninjau lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

“Gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif Mamberamo. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” ujar Daryono dalam keterangan tertulisnya ,minggu ( 18/01/2026)

Baca Juga :  Polda Papua Hadiri KKR 1 Abad Nubuatan Peradaban Orang Papua, Perkuat Sinergi Jaga Kedamaian

Wilayah yang Merasakan Guncangan
Guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan skala intensitas yang bervariasi

Wilayah Skala Intensitas (MMI) Deskripsi Guncangan Tor Atas, Sarmi IV – V MMI Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun.

Sarmi Timur & Pantai Timur IV MMI Dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah pada siang hari.Kota Sarmi III – IV MMI Getaran nyata di dalam rumah, terasa seakan truk berlalu.

Kota Burmeso II – III MMI Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Tolikara, Kobakma, Elelim II MMI Getaran dirasakan beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca Juga :  Pernyataan OPM Terbantahkan, 4 Anggota di Sinak Kembali ke Pangkuan NKRI

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan bangunan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
Kondisi Terkini

Hingga pukul 14.05 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

BMKG juga mengingatkan warga agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru