Jayapura, realitapapua.com – Sejumlah aksi unjuk rasa yang berlangsung di empat titik berbeda di wilayah hukum Polda Papua pada Selasa (2/9) dilaporkan berjalan aman dan kondusif. Aksi yang melibatkan berbagai kelompok mahasiswa dan masyarakat ini berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 15.00 WIT.
Empat aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik di wilayah hukum Polda Papua pada hari ini dilaporkan berlangsung aman dan kondusif. Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo sukarnito
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Polda Papua, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kombes Pol Cahyo.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak untuk menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. Menurutnya, kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban menjadi kunci utama terciptanya situasi yang damai.
Dalam kesempatan yang sama, Kombes Pol Cahyo juga mengimbau masyarakat agar selalu bijak dalam menggunakan media sosial.
“Saya mengajak seluruh warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar atau hoaks,” tegasnya.
Ia mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip “saring sebelum sharing” guna mencegah penyebaran berita palsu yang dapat memicu keresahan dan perpecahan.
“Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian dan ketertiban dengan menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab,” tutupnya.
Sementara itu Aksi unjuk rasa terpusat di Lingkaran Abepura (Jayapura), Kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya, Kantor DPRD Kabupaten Sarmi, dan Tugu Hati Kota Tiom (Lanny Jaya). Berbagai kelompok seperti Solidaritas Mahasiswa Papua, Aliansi Mahasiswa Papua, Koalisi Masyarakat Sarmi Bersatu, dan Simpatisan Pemuda Lanny Jaya turut berpartisipasi.
Adapun beberapa tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi tersebut antara lain adalah penolakan terhadap militer dan non-organik di Papua, seruan untuk menghentikan kekerasan, serta pembebasan tahanan politik. Tuntutan lainnya juga mencakup dukungan terhadap demokrasi dan hukum di Indonesia.
Diperkirakan total massa yang hadir mencapai 1.210 orang. Jumlah massa terbanyak tercatat di Kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya dengan sekitar 750 orang, disusul Lingkaran Abepura dengan 400 orang. Sementara itu, di Sarmi dan Lanny Jaya, masing-masing aksi diikuti oleh sekitar 30 orang.
Untuk mengamankan jalannya aksi, Polda Papua mengerahkan total 2.642 personel gabungan dari Polri dan TNI. Pengamanan melibatkan personel dari Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, Polres Jayawijaya, Polres Sarmi, dan Polres Lanny Jaya.
Hingga aksi berakhir, seluruh kegiatan unjuk rasa berjalan tertib dan tidak terjadi insiden yang mengganggu keamanan. Situasi di keempat lokasi dilaporkan aman dan terkendali.
( Redaksi)









