Diduga Korsleting Listrik, 22 Rumah di Kompleks Kodam Lama Jayapura Hangus Terbakar

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com.– Kebakaran hebat melanda kompleks perumahan prajurit Kodam Lama, Kelurahan Numbai, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, pada Selasa (10/3/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIT ini menghanguskan puluhan bangunan dan memaksa puluhan jiwa mengungsi.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik di salah satu rumah warga.

“Saat ini api sudah berhasil dipadamkan. Untuk mengetahui kronologi dan penyebab pastinya, Kodam XVII/Cenderawasih telah membentuk tim investigasi guna melakukan penyelidikan mendalam,” ujar Letkol Inf Tri Purwanto dalam keterangan resminya. Selasa ( 10/03/2026)

Baca Juga :  Dua OTK Beraksi di Intan Jaya, Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Respon Cepat

Berdasarkan data terkini di lapangan, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang cukup signifikan. Berikut adalah rincian dampak kebakaran tersebut:
Total Bangunan: 22 rumah prajurit hangus terbakar.

Status Bangunan: 19 rumah berpenghuni dan 3 rumah dalam keadaan kosong.
Warga Terdampak: Sebanyak 19 Kepala Keluarga (KK) atau total 64 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga :  Polisi Dalami Kasus Nur Alisah Aulia, 14 Saksi Telah Diperiksa

Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Kapendam menegaskan bahwa langkah cepat telah diambil untuk memastikan para prajurit dan keluarga yang terdampak mendapatkan bantuan segera.

“Saat ini, para korban kebakaran telah dievakuasi dan ditampung sementara oleh satuan masing-masing untuk menjamin kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.( Redaksi)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya
Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus
Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah
Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo
Antisipasi Unjuk Rasa 3 Agustus, Polresta Jayapura Kota Razia Sajam dan Miras di Heram
Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:14 WIB

Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo

Berita Terbaru