Bom Ikan dan Sampah Ancam Warisan Perang Dunia II di Laut Jayapura

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXII Papua menemukan warisan sejarah Perang Dunia II di perairan Jayapura terancam rusak. Temuan arkeologi bawah air berupa bangkai kapal pendarat, pesawat tempur, hingga tank, kini rusak akibat bom ikan dan tumpukan sampah.

Menurut Saberia, seorang Pamong Budaya dari BPK Papua, kegiatan perekaman dan dokumentasi bawah air menemukan sembilan situs bersejarah yang menyimpan bukti penting Perang Pasifik.

“Dari identifikasi sementara, ditemukan sisa pesawat tempur diduga tipe Hayabusa milik Kekaisaran Jepang yang jatuh pada 1944. Selain itu, sejumlah kapal pendarat Sekutu juga kami temukan,” jelasnya di Jayapura, Senin (8/9/2025).

Baca Juga :  Polisi Ungkap Penyebab Ledakan di Biak Numfor: Dipicu Pemotongan Mortir High Explosive

Kerusakan ini tidak hanya disebabkan faktor alam, tetapi juga aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab. “Penggunaan bom ikan telah merusak ekosistem laut sekaligus menghancurkan situs-situs cagar budaya bawah air yang bernilai sejarah tinggi,” ungkap Saberia.

Salah satu penyelam, Shinatria Adhityatama, menambahkan bahwa timnya telah berhasil mendokumentasikan situs-situs tersebut, yang didominasi oleh kapal pendarat pasukan Sekutu dan sisa sayap pesawat tempur.

Baca Juga :  Speed Boat Bermuatan Sayur yang Sempat Hilang Ditemukan, 4 Penumpang Selamat dan Dievakuasi ke Asmat

BPK Papua mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk menghentikan praktik merusak ini. Upaya pelestarian warisan sejarah ini memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk nelayan, penyelam, dan generasi muda.

Dengan menjaga peninggalan bersejarah ini, potensi pendidikan dan wisata budaya maritim di Jayapura dapat terus dikembangkan.( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru